Wisata Alam Sri Gunung, Tawarkan Suasana Romantis

INDAH : Cukup dengan berdiri atau duduk santai di gazebo atau gardu pandang, pengunjung bisa menikmati suasana alam yang romantis di Sri Gunung. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
INDAH : Cukup dengan berdiri atau duduk santai di gazebo atau gardu pandang, pengunjung bisa menikmati suasana alam yang romantis di Sri Gunung. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

BATANG–Wisata alam di Kabupaten Batang tidak habis untuk terus dieksplor. Salah satunya adalah destinasi terbaru yaitu wisata alam Sri Gunung yang menawarkan pemandangan alam nan romantis. Cocok untuk wisata keluarga maupun pasangan muda-mudi yang sedang dimabuk cinta.

Sri Gunung terletak di Dukuh Limbangan Desa Kalibalik Kecamatan Banyuputih dan masuk wilayah PTPN IX Siluwok Subah Afdelling Kedondong. Untuk mencapai objek wisata Sri Gunung ini, pengunjung dari arah jalan pantura masuk Jalan Desa Kalibalik. Sekitar 2 km belok ke kanan, dari jalan desa, puncak Sri Gunung sudah terlihat.

Wisata alam ini menawarkan pemandangan alam yang spektakuler dan menakjubkan. Letaknya di atas bukit sehingga pemandangan bisa lepas tanpa terhalang apapun. Jika memandang ke arah barat dan selatan terhampar pemandangan kota Kecamatan Subah dan Limpung. Arah utara kita bisa melihat laut dan perahu nelayan yang sedang mencari ikan.

Bahkan jika cuaca sedang cerah dan tidak berkabut sayup-sayup Kota Batang dan Kecamatan Bawang terlihat. Hanya pemandangan ke arah timur yang terhalang Gunung Priksa. Tapi itupun tidak mengurangi keindahan panorama lembah dengan rumah-rumah penduduk di kejauhan.

Panorama sunrise dan sunset lebih menggoda lagi, cocok bagi pasangan yang sedang dimabuk asmara, suasananya sangat romantis. Hawanya juga sejuk segar karena berada di kawasan hutan yang bebas polusi.

Semua itu ditunjang dengan akses masuk yang mudah. Sebelum sampai puncak, pengunjung sudah disuguhi perjalanan meliuk-liuk melewati punggung bukit yang tidak terlalu curam. Sepeda motor dan mobil bisa masuk dengan mudah karena jalannya lebar. Meskipun masih berupa jalan tanah selebar 4 meter dan baru sebagian yang dicor semen, tetap mudah untuk dilewati. Karena sebagian besar jalan masuk sudah dicor.

PTPN IX sebagai pemilik lahan cukup serius menggarap objek wisata ini. Menurut Asisten Kepala PTPN IX Riyanto bahwa kawasan perbukitan yang ditanami pohon karet ini ditemukan secara tidak sengaja oleh staff PTPN yang saat itu sedang menebangi pohon karet untuk peremajaan.

“Saat semua pohon karet tua ditebang, barulah kami menyadari ada tempat indah di puncak bukit ini. Atas inisiatif Manajer PTPN IX Agus Sulistyono kami mulai menggarap aset ini dengan serius. Baru sebagian kecil yang tergarap. “Ke depan kami akan melengkapi tempat ini agar lebih indah. Sementara ini, kami belum menarik tiket karena belum jadi. Meskipun belum seluruhnya selesai, tapi jumlah pengunjung sudah banyak terutama pagi dan sore hari,” kata Riyanto.

Pengerjaan pembanguan tempat wisata tersebut diakuinya  baru berjalan dua bulan ini. Tapi berkat keseriusan dalam pengerjaannya dipuncak bukit Sri Gunung, kini sudah bertengger lima gazeboo yang artistik. Di puncak bukit jalan antar gazeboo terbuat dari batu pecah untuk refleksi telapak kaki. Taman juga sudah ada, meskipun tanamannya baru setinggi 50 sentimeter. Yang menarik adalah semacam jembatan yang menjorok di atas jurang dan terbuat dari besi. Sangat cocok untuk selfie dengan latar belakang alam asri. Dibutuhkan nyali besar untuk berdiri di atasnya tapi dijamin aman karena konstruksinya kokoh. (han/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here