DEMAK- Bahan baku jambu merah delima dan buah belimbing di Demak yang melimpah saat panen membuat Muafiyah, 45, warga Desa Jogoloyo, Kecamatan Wonosalam sukses berinovasi. Dengan kreatifitasnya, jambu merah delima diolah menjadi jambu kurma.

Ya. Bentuknya mirip kurma. Begitupula rasanya. Tidak jambu, bahan baku belimbing maupun buah lainnya seperti nanas, tomat, manga, papaya, labu, melon dan buah lainnya juga dibuat jajanan atau manisan. Pesanan pun mengalir ke berbagai daerah. Jajanan dari bahan baku buah jika sudah jadi antara lain dipasok ke Bogor, Palembang, Lampung dan daerah lainnya, termasuk ke supermarket. Muafiyah menuturkan, kreatifitas yang dilakukan itu sudah dimulai sejak usia remaja.

“Waktu itu, ibu saya  memberikan motivasi kalau buah buahan seperti itu dapat diolah sedemikian rupa untuk jajanan. Ternyata, memang membuahkan hasil yang lumayan,” katanya.

Dia mengatakan, usahanya makin maju sejak 2013 lalu. Untuk produksi, ia bisa menghabiskan bahan baku jambu 3 kuintal sehari saat musim panen. Jika tidak panen, paling banyak 1 kuintal jambu. Belimbing pun sama. “Kalau belimbing banyak jenisnya. Ada jenis kapur, dan kuning,” ujarnya.

Makanan ringan yang diproduksinya tersebut rata rata dijual antara Rp 25 ribu hingga Rp 28 ribu pertoples. Dari penjualan barang olahan itu, ia mampu meraup pendapatan antara Rp 3 juta hingga Rp 4 juta  perbulan. “Pesanan antara 40 hingga 80 toples perhari,” kata Muafiyah. (hib/zal)