Dampingi Pasangan Jelang Pernikahan

433
Muh Zen Adv. (Radar Semarang files)
Muh Zen Adv. (Radar Semarang files)

SEMARANG – Belakangan, angka kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan perceraian meningkat. Karena itu, DPRD Jateng berinisiatif menyusun Raperda Ketahanan Keluarga.

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Muh Zen Adv menyampaikan dalam naskah akademik Raperda Ketahanan Keluarga yang sedang disusun Komisi E DPRD Jateng, salah satu materi di dalamnya akan dibetuk tim pendamping keluarga di masing-masing kabupaten/kota. Seperti halnya Provinsi Jabar yang sudah lebih dahulu membuat Perda ini, telah membentuk tim motivator keluarga (motekar) yang bertugas sebagai pendamping keluarga di desa. ”Kami juga akan membuat tim sukarelawan itu tapi nanti beda sistem dengan Jabar,” ucapnya.

Dijelaskan, tujuan perda ini adalah memberikan pelayanan dari pemerintah daerah kepada masyarakat untuk informasi dan sosialisasi lebih awal tentang pentingnya kesiapan terhadap proses menjelang pernikahan. Baik dari aspek kesiapan usia, psikologis, finansial, dan lainnya.

Dia menilai, masalah itu akan menjadi prioritas dalam Perda Ketahanan Keluarga. Hal ini dikarenakan data dari  Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Jateng, 60 persen kegagalan pernikahan karena pernikahan dini.

Dari datanya, di Wonogiri setiap hari ada empat janda baru. Jika dirata-rata ada 35 kabupaten/kota di Jateng, berarti akan ada seratus lebih janda baru sehari. ”Bayangkan kalau satu tahun, akan ada ribuan atau puluhan ribu janda. Anak-anaknya nanti psikologinya, pendidikannya, kesehatannya, dan ketahanan hidup mereka pasti akan terganggu,” bebernya.

Dia menambahkan, perlu ada sosialisasi kepada masyarakat melalui kepala desa dan pejabat KUA di tiap daerah untuk menyadarkan masyarakat batas usia pernikahan. Seperti yang diatur dalam UU No 1/1974 tentang Perkawinan Bab 2 pasal 7 ayat 1. Yaitu berbunyi Perkawinan hanya diizinkan jika pihak pria sudah mencapai umur 19 tahun (sembilan belas) tahun dan pihak wanita sudah mencapai umur 16 (enam belas) tahun. Minimal kan 19 tahun bagi laki-laki dan 16 tahun bagi perempuan. (amh/ric/ce1)