Tol Darurat Kembali Makan Korban

2479
EVAKUASI : Mobil pemudik yang mengalami kecelakaan tunggal di ruas tol Candiareng Warungasem Batang, saat akan dievakuasi anggota Polsek setempat. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
EVAKUASI : Mobil pemudik yang mengalami kecelakaan tunggal di ruas tol Candiareng Warungasem Batang, saat akan dievakuasi anggota Polsek setempat. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

BATANG-Akibat lelah dan mengantuk, kendaraan pemudik Daihatsu Luxio mengalami kecelakaan di KM 366 wilayah Desa Candiareng Warungasem Batang, Jumat (23/6) kemarin. Namun penumpang dipastikan selamat dan mobil tidak rusak parah.

Kasat Lantas Polres Batang, AKP Muhammad Adiel Aristo menjelaskan bahwa sampai saat ini korban dan kendaraan sudah diamankan di lokasi yang aman.

“Sementara ini, kami belum punya data pasti terkait korban, karena langsung diamankan oleh petugas terdekat, kendaraan juga langsung diderek,” jelasnya, kemarin.

Diperkirakan, sopir mengantuk sehingga mobil minibus tersebut oleng keluar jalur dan menabrak sebuah batu besar di dekat jalur tol. Lokasi kecelakaan hanya 1 kilometer sebelum pos Rest Area Candiareng Warungasem Batang.

Mobil hanya rusak di bagian bemper depan, sedangkan sopir dan penumpang tidak mengalami luka.

Sebelumnya juga, di lokasi yang berdekatan, mobil Toyota Rush dengan B 1745 KRS yang dikemudikan Budi Hamzah Sukardi, 47, asal KP Rawabebek Kelurahan Kotabaru Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi ringsek akibat terbalik.

Identitas penumpang yang menjadi korban adalah Rilla Wahyuningtyas, 43, yang mengalami luka sobek pada kening dan masih dirawat di RSUD Kalisari Batang. Serta anaknya, Renaldi Safareza, 19, yang mengalami luka sobek pada pelipis kiri. “Para korban berniat mudik ke Malang Jawa Timur. Diduga sopir mengantuk, karena istirahat terakhir di wilayah Cirebon,” kata Kasatlantas.

Terkait kejadian tersebut, Kasatlantas mengimbau kepada para pengemudi agar berhati-hati melalui jalan tol darurat, mengingat kondisi jalan yang licin dan berdebu. Ditambah saat malam hari, sangat kurang penerangan lampu jalan. Bagi pemudik juga diharapkan menekan laju kecepatan serta jaga kondisi badan. “Jika lelah atau mengantuk, lebih baik istirahat terlebih dahulu, jangan dipaksakan untuk mengemudi,” tandas Kasatlantas. (han/ida)

Silakan beri komentar.