SEMARANG–Telkomsel menggelar Roadshow Ramadhan dengan kegiatan buka puasa bersama dengan 10.000 anak yatim di beberapa wilayah Indonesia dengan semangat Saatnya Berbagi dalam Kebersamaan. Selain itu, Telkomsel juga memberikan bantuan bagi masjid dan yayasan di berbagai wilayah di Indonesia. Di Semarang Telkomsel berbagi kepada sekitar 200 anak dari Panti Asuhan Al Bisri, Darut Taqwa, dan Nurul Huda Az Zuhri.

Santunan yang diserahkan kepada anak yatim berupa uang saku dan paket perlengkapan sekolah. Sementara, bantuan yang diberikan kepada masjid dan yayasan dalam bentuk penyediaan atau perbaikan sarana dan prasarana ibadah.

“Telkomsel telah membuka kegiatan dengan berbagi takjil berupa 22 ton kurma di masjid besar seluruh Indonesia. Hal ini sebagai wujud syukur usia Telkomsel yang menginjak 22 tahun pada tahun ini,” kata Vice President Sales & Marketing Area Jawa Bali Telkomsel, Ericson Sibagariang.

Menurutnya, kegiatan kepedulian sosial tersebut merupakan ungkapan syukur atas kepercayaan pelanggan dan masyarakat terhadap Telkomsel. Sekaligus untuk memberikan nilai tambah pada masyarakat dan lingkungan yang selalu mendukung Telkomsel dalam melayani Indonesia.

Terkait layanan produk selama Ramadan dan Lebaran 1438 H, Telkomsel telah mempersiapkan secara maksimal, baik terkait jaringan maupun berbagai layanan lainnya. Telkomsel melakukan agenda tahunan ‘Network Drive Test’ atau uji coba jaringan bersama media. Jalur Network Drive Test 2017 dimulai dari Bandar Udara Juanda Surabaya dan berakhir di Malang. Dalam kesempatan tersebut, Telkomsel mendemonstrasikan teknologi seamless 4G LTE network yang akan mendukung primanya layanan 4G Telkomsel untuk dapat dinikmati pelanggan di perjalanan.

Wilayah Jateng dan DIJ merupakan destinasi utama mudik yang tahun ini diperkirakan hampir 3 juta pelanggan akan datang. “Kami memprediksi akan terjadi lonjakan trafik komunikasi pada layanan data di daerah jalur mudik dan tujuan wisata, jika dibandingkan dengan trafik di hari biasa. Lonjakan trafik pada layanan data berkisar 50 persen. Sementara layanan suara diprediksi mengalami kenaikan 10 persen, dan SMS mengalami kenaikan 11 persen,” katanya. (ida)