33 C
Semarang
Sabtu, 15 Agustus 2020

Kendaraan Mengular di Jalur Pantura Kendal

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KENDAL—H-2 Lebaran Idul Fitri, arus mudik di Jalur Pantura Kendal mengalami kemacetan panjang. Kendaraan dari arah barat mulai terjebak macet setelah keluar dari exit tol fungsional Gringsing hingga masuk Kota Semarang.

Kemacetan terpantau di sejumlah titik di pantura Kendal, lantaran terjebak pada titik-titik keramaian dan trafict light. Selain itu, ada juga para penyeberang jalan dan beberapa kecelakaan kecil. Kemacetan parah ini terlihat mulai dari Weleri yang berbatasan langsung dengan Grisingsing Kabupaten Batang hingga Kaliwungu yang berbatasan Kota Semarang. Meski tidak macet total, arus kendaraan tersendat. Sehingga mengular hingga jalur lingkar Kaliwungu sepanjang lebih dari 7 kilometer. Kendaraan terjebak kemacetan sejak Jumat (23/6) subuh.

Akibat kemacetan ini, Polisi menerapkan pola tiga-satu. Jalur pantura terdiri atas empat lajur, dua lajur dari arah barat dan dua lajur lainnya untuk kendaraan dari arah timur. Polisi mengambil satu lajur dari arah timur untuk digunakan menjadi arus bagi pemudik dari arah barat.

Pola contra flow ini dilakukan untuk mengurai kemacetan yang mengular panjang hingga masuk Kota Semarang. Petugas Dishub juga mulai menutup celah-celah jalan yang dapat digunakan pejalan kaki untuk menyeberang jalan. Terutama titik-titik keramaian seperti Pasar Kendal, Pasar Cepiring dan Pasar Weleri.

“Kemacetan sudah terjadi di Alas Roban, Batang. Kendaraan merayap hingga masuk Kendal bahkan di Pantura Kendal kemacetan ada di sejumlah titik. Walaupun tidak total, tapi arus padat merayap,” kata Gunawan, pemudik asal Purwodadi, Grobogan.

Titik kemacetan di sepanjang pantura Kendal ada di Truko, Cepiring, Kota Kendal dan Kaliwungu hingga perbatasan dengan Kota Semarang. Ia mengaku sudah empat jam terjebak macet dari Batang hingga Kendal. “Jadi Kendal Batang ini sudah menghabiskan waktu empat jam lebih,” tambahnya.

Contra flow diberlakukan petugas Polres Batang, Polres Kendal dan Polrestabes Semarang untuk mengurai kemacetan panjang. Potongan di jalan pantura ditutup agar tidak menambah kemacetan akibat kendaraan berputar arah.

Apalagi kemacetan juga diperparah dengan kecelakaan di Pantura Brangsong Jumat (23/6) pagi. Akibat kepadatan arus lalu lintas, kendaraan menabrak becak yang hendak berputar arah. Korban mengalami luka ringan dan dilarikan ke rumah sakit.

Diperkirakan puncak arus mudik akan terjadi Jumat malam. Kini, polisi sudah menyiapkan jalur alternatif dan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan agar tidak semakin panjang. (bud/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dorong Anggota LMDH Jadi Peserta BPJS TK

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Masyarakat desa hutan yang menjadi mitra Perhutani, memiliki risiko kerja tinggi. Karena itulah, Perhutani Divre Jateng dan Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan (TK) Jawa...

Kenalkan Desain Grafis di Dunia Usaha

DEMAK - Hasil karya mahasiswa Akademi Komunitas Negeri (AKN) Demak mendapatkan apresiasi positif pemkab Demak. Sebab, selain dapat menumbuhkan kreatifitas juga dapat menghasilkan pendapatan...

Bos Warteg Dukung Sudirman Jadi Jateng 1

JAKARTA- “Sik..sik ..Pak Dalang, mandeg sik. Waktune wis mepet.” Pertunjukan wayang yang tengah seru-serunya itu pun berhenti. Di bawah panggung, seorang laki-laki memegang mikrofon,...

Pustakawan Dibekali Teknik Menulis Artikel

WONOSOBO—Menjelang lomba penulisan artikel bagi pustakawan se-Kabupaten Wonosobo, Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) kemarin menggelar workshop penulisan artikel populer di ruang audiovideo Arpusda....

Lebaran, Tol Dibuka Satu Arah

SEMARANG - Jalan Tol Batang-Semarang sepanjang 74,2 Km dipastikan bisa dioperasikan saat mudik Lebaran tahun ini. Hanya saja, tol yang tengah dikebut pengerjaannya ini...

Istri Sulit Puas?

Tanya dr Andi: Dok bagaimana cara agar saya bisa mendapatkan kepuasan dalam hubungan suami istri? Selama ini saya banyak diam saja dan tidak menuntut dari...