KENDAL—Arus mudik di jalur pantura Kendal terpantau padat merayap, baik saat siang maupun malam hari. Dari data Dinas Perhubungan (Dishub) Kendal, volume kendaraan yang melintas di Kendal mencapai 5.280 satuan mobil penumpang (SMP). Padahal kapasitas jalur pantura Kendal, khusus Jalan Arteri hanya 7.846 SMP per jam.

Jika dilihat dari data yang ada, hampir mendekati batas maksimal dari kapasitas jalan. Volume kendaraan diperkirakan akan mencapai puncaknya Jumat (23/6) ini. Mengingat hampir seluruh kantor dan instansi mulai melakukan cuti bersama.

Jika dilihat, volume kendaraan mengalami peningkatan hingga empat kali lipat dibanding hari biasa. Pantauan di lapangan antara 60 hingga 70 kendaraan baik itu roda dua maupun roda empat. “Volume kendaraan meningkat dari hari sebelumnya. Kami memprediksi terus terjadi lonjakan arus kendaraan. Akibat peningkatan arus mudik ini, beberapa titik mengalami ketersendatan,” katanya, kemarin.

Pantauan di lapangan, ketersendatan arus lalu lintas dari arah barat dimulai dari jalur utama pantura Kendal di Desa Pucangrejo hingga depan Pasar Cepiring. Ketersendatan disebabkan beberapa hal. Antara lain mobil pemudik yang beristirahat di sejumlah posko maupun tempat peristirahatan seperti di depan Masjid Al Mutaqin, Desa Karangayu, Kecamatan Cepiring. “Masih ditambah lalu lalang pejalan kaki di depan Pasar Cepiring,” paparnya.

Selepas dari Cepiring, kemacetan kembali terjadi di depan Stasiun Lama di Kelurahan Bugangin hingga depan Pasar Kendal dan Masjid Agung Kendal. Selepas dari Masjid Agung Kendal arus lalu lintas relatif lancar. “Hari ini (kemarin, red) arus lalu lintas cukup padat. Kami sudah mengalihkan arus lalu lintas bagi pemudik dengan tujuan Jogja/Solo untuk melalui Sukorejo,” katanya.

Antisipasi kemacetan, di antaranya dilakukan dengan menutup gang-gang dan putaran balik jalan atau U-Turn. “Hal itu agar tidak ada kemacetan akibat kendaraan yang melakukan putar balik,” tamabhnya.

Kasat Lantas Polres Kendal, AKP Eddy Sutrisna, mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan pengalihan arus di depan Pasar Cepiring. Pengendara dari arah barat dialihkan di pertigaan Karangayu dan keluar di lingkungan PT IGN Nusantara. Petugas pos pam turun ke lapangan untuk mengalihkan arus lalu lintas. “Pengalihan arus kami sesuaikan dengan kondisi di lapangan. Jika terjadi ketersendatan yang parah di depan Pasar Cepiring, pengalihan baru kami lakukan,” timpalnya. (bud/ida)