MAGELANG – Makin dekat hari Lebaran, tingkat keramaian di pasar-pasar tradisional Kota Magelang meningkat. Seperti suasana di Pasar Rejowinangun, hampir di tiap lantai dan kios terlihat penuh sesak oleh masyarakat yang berbelanja aneka kebutuhan Lebaran.

Pemerintah Kota Magelang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang mengeluarkan kebijakan menambah jam operasional pasar selama 18-24 Juni 2017. Pada hari biasa, pasar tutup pukul 17.00 WIB, sekarang tutup sampai pukul 22.00 WIB.

“Pertimbangannya, para pekerja yang biasanya pulang sore hari masih bisa berbelanja kebutuhan Lebaran di malam harinya,” kata Kepala Disperindag Kota Magelang, Joko Budiyono, Rabu (21/6).

D isisi lain, kebijakan ini sekaligus menyambut kedatangan para pemudik yang melintas ke Kota Magelang untuk membeli oleh-oleh, maupun pemudik yang pulang ke kampung halaman di Kota Magelang. “Harapannya, dengan buka lebih lama, kebutuhan masyarakat terpenuhi.”

Seorang pengunjung, Puspa Novita, merasa terbantu karena Pasar Rejowinangun buka lebih lama. Ia tak perlu terburu-buru saat berbelanja. “Yang pasti lebih tenang, apalagi antre untuk dapat barang dan transaksi juga sangat lama, saking banyaknya yang belanja,” tutur warga Magelang Tengah ini.

Ia sering ke pasar karena menghindari menyetok sejumlah barang secara berlebihan karena takut busuk. Misalnya bawang putih, bawang merah, cabai, daging dan sayuran. Ia hanya menyetok produk makanan kemasan dengan melihat tanggal kedaluwarsanya.

“Mau nggak mau, mepet-mepet Lebaran seperti ini harus belanja lagi. Biar semuanya masih segar,” ujarnya.

Sementara itu, pemilik Kios Roti Eco Roso, Nanik mengatakan, momen Lebaran tahun ini sedikit beda dengan sebelumnya. Memasuki minggu kedua hingga ketiga, tempatnya masih sepi pembeli. “Biasanya puasa satu minggu sampai dua minggu sudah ramai, tapi keramaian yang sekarang mendekati Lebaran. Yang paling laris masih kue kering dan aneka keripik atau makanan ringan,”.

Keramaian merata di kios sembako, daging, pakaian, kue kering dan sayuran. Pengunjung juga tidak hanya dari Kota Magelang saja, namun juga dari daerah-daerah sekitarnya. (put/ton)