33 C
Semarang
Jumat, 25 September 2020

Ketentuan Zakat Fitrah

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Pak ustadz Dr. Ahmad Izzuddin, M.Ag yang saya hormati dan dirahmati Allah. Dalam waktu dekat ini masyarakat pasti berbondong-bondong  untuk menunaikan pembayaran zakat fitrah. Namun yang merisaukan saya adalah di saat ini masihkah relevan bahwa besaran zakat fitrah antara yang dibayar dengan masyarakat yang kemampuan ekonominya sedang sama dengan masyarakat yang mampu. Di mana ketentuan yang ada adalah 2,5 dari makanan pokok yang kita makan. Mohon jawabannya pak kiai. Terima kasih.

Baba Fadhlika di Semarang 089655412XXX

Waalaikumussalam Warahmatullah Ibu Baba Fadhlika yang saya hormati. Terima kasih atas pertanyaannya. Perlu diketahui bahwa dalam ajaran agama Islam dikenal dua macam ibadah. Yang pertama dinamai ibadah secara umum, yakni semua kegiatan yang dilakukan demi karena Allah; berpakaian, berolah raga, bahkan mencampuri istri pun adalah ibadah selama dilakukan demi karena Allah.

Yang kedua adalah ibadah mahdha atau murni, yaitu kegiatan yang kadar dan waktunya ditentukan oleh Allah atau rasul-Nya. Ibadah semacam ini tidak boleh diubah oleh siapa pun. Haji misalnya, waktunya ditentukan, yakni 9 Dzul Hijjah dan tertentu pula tempat dan tatacaranya. Siapa yang masih hendak melakukannya, maka dia dapat melakukan umrah sepanjang waktu dan dengan cara tertentu pula.

Demikian pula puasa dalam bulan Ramadhan, siapa yang masih ingin berpuasa maka terbuka baginya peluang pada hari-hari yang lain, kecuali pada Idul Fitri dan Idul Adha, serta hari tasyrik (tiga hai setelah hari raya Idul Adha). Demikian juga zakat fitrah, jumlah 2,5 kg makanan pokok itu, jelas tidak ada artinya bagi seseorang yang mampu, tetapi itu sangat berarti bagi kaum lemah. Bukankah hingga kini banyak orang yang tidak cukup makan?.

Ketentuan zakat fitrah berlaku umum, sehingga tidak mungkin jika ditambah, sebab akan sangat membertkan sebagian orang. Di sisi lain tidak ada halangan, tanpa dibatasi betapapun banyaknya bantuan yang ingin diberikannya. Karena itu saya memahami bahwa kewajiban zakat fitrah dari makanan pokok itu dan dengan jumlah yang sedikit itu merupakan lambang dari kesediaan setiap muslim untuk memberi hidup bagi yang butuh.

Dan atas dasar itulah maka yang mampu hendaknya membantu siapa pun yang butuh, bahkan al-Qur’an menamai mereka yang enggan membantu (walau dalam hal-hal yang kecil) sebagai orang yang mendustakan agama.  Sekian jawaban dan tanggapan yang dapat saya sampaikan. Semoga ada manfaatnya dan barokah. Amin. (*/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Saka Kalpataru Lestarikan Lingkungan Hidup

DEMAK-Kwarcab Gerakan Pramuka Satuan Karya (Saka) Kalpataru Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Demak telah melantik anggota baru. Pelantikan yang berlangsung di Desa Babat, Kecamatan Kebonagung...

RSI NU Salurkan Zakat Mal dan Fitrah

DEMAK-Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama (RSI NU) Demak, kemarin, menyalurkan zakat mal dan zakat fitrah ke masyarakat sekitar. Setidaknya ada 215 bingkisan yang dibagikan. Direktur...

Hendi : Jangan Jadi Generasi Peduli Tapi Tidak Pintar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memastikan tidak ada tarikan atau biaya sekolah negeri baik tingkat SD maupun SMP. Bahkan Pemkot Semarang...

Jalin Kemitraan dengan Radar Kedu

MAGELANG–Untuk mempererat silaturahmi dan menjalin kemitraan dengan media, Kapolres Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan beserta jajarannya menyambangi kantor Jawa Pos Radar Kedu di...

Bracelet Ankle untuk Sabrina

Oleh Dahlan Iskan Kegembiraan meluap. Tepuk tangan menggemuruh. Sabrina sendiri berkaca-kaca. Memberikan jempol ya pada pendukungnya. Yang memenuhi ruang sidang. Suaminya mendoyongkan duduknya ke depan....

Semarang Automotive Club (SAC), Klub Otomotif Tertua di Kota Semarang

Membentuk komunitas, sebenarnya bukan hal yang mudah. Apalagi bisa tetap eksis dalam jangka waktu yang lama di dunia otomotif. Hal itu dirasakan, pimpinan komunitas...