Ribuan Warga Semarang Layak Dibantu

Mas Pri Bagi Seribu Paket Lebaran

1111
EMPATI: Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi menyerahkan paket lebaran kepada ratusan anak yatim piatu, Senin (20/6). (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
EMPATI: Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi menyerahkan paket lebaran kepada ratusan anak yatim piatu, Senin (20/6). (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Jelang berakhirnya bulan suci Ramadan, masyarakat berlomba-lomba menebar kebaikan. Di antaranya Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi, yang membagikan seribu paket lebaran untuk warga kurang mampu.

Dalam acara yang berlangsung di kediamannya di Jalan Erowati tersebut, pria yang akrab disapa Mas Pri ini juga mengundang  ratusan anak yatim piatu dan duafa yang ada di kawasan Semarang Utara, Semarang Timur dan Semarang Tengah. “Seribu pekat lebaran ini tidak langsung diberikan, tapi ada beberapa putaran, hari ini adalah putaran ke sembilan dan melibatkan anak yatim non panti asuhan yang ada di tiga kecamatan,” katanya, usai acara yang dikemas dalam buka puasa bersama tersebut.

Pembagian bingkisan lebaran, sudah menjadi agenda rutin politisi PDI Perjuangan itu setiap Ramadan. Dirinya berharap jika pemberian bingkisan berupa paket sembako tesebut bisa meringankan beban masyarakat sekitar yang membutuhkan, terutama menjelang Lebaran. “Membantu sesama terutama warga yang tidak mampu tidak bisa hanya mengandalkan peran pemerintah, tetapi membutuhkan peran serta seluruh pihak untuk berpartisipasi,” jelasnya.

Pada pembagian paket sembako kemarin, dirinya bekerjasama dengan Gerakan Semarang Peduli [GSP] untuk mendata dan verifikasi masyarakat miskin yang membutuhkan bantuan. Menurutnya langkah tersebut bisa diikuti oleh seluruh elemen lainnya, termasuk kalangan DPRD Kota Semarang lainnya untuk membantu sesama, terutama anak-anak yatim piatu yang tidak berada di panti asuhan. “Masyarakat juga harus bergerak bersama untuk mengentaskan kemiskinan,” timpalnya.

Supriyadi yang juga Pembina GSP mengungkapkan selama ini lembaga sosial tersebut sangatlah vital diantaranya melakukan berbagai program misalnya bedah rumah dan fasilitasi beasiswa untuk siswa miskin dan anak-anak yatim piatu. “Peran GSP sangat luar biasa. Ini terobosan bagus karena tidak bisa hanya mengharapkan peran pemerintah, tetapi juga harus melibatkan pihak lain,” katanya. (den/smu)