PNS Dilarang Terima Parsel

541
AMAN : Wali Kota Sigit Widyonindito memeriksa tanggal kedaluwarsa produk dalam parsel yang dijual sebuah pusat perbelanjaan di Magelang. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
AMAN : Wali Kota Sigit Widyonindito memeriksa tanggal kedaluwarsa produk dalam parsel yang dijual sebuah pusat perbelanjaan di Magelang. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

MAGELANG – Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito secara tegas melarang pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Magelang menerima parsel Lebaran. Larangan ini untuk menghindari penyalahgunaan kewenangan terkait penerimaan gratifikasi.

“Sangat tidak boleh menerima parsel, saya kira pegawai sudah tahu itu,” kata Sigit usai melakukan pengawasan dan pengecekan parsel Lebaran di Gardena Departement Store and Supermarket Magelang, Selasa (20/6).

Jika telanjur ada yang mengirim parsel ke rumah pegawai, ia minta untuk dikembalikan atau diberikan kepada orang lain yang lebih membutuhkan. “Perlu dilaporkan kalau sampai ketahuan menerima,” ujarnya.

Selain melarang pegawai menerima parsel, ia juga meminta kepada toko modern di Kota Magelang tidak mencurangi konsumen dengan menyediakan produk makanan dan minuman kedaluwarsa. Untuk memastikan itu, ia terjun langsung ke toko-toko untuk memilih secara acak parsel dan melihat tanggal kedaluwarsa yang tercantum pada kemasan barang.

“Hasilnya tidak ada makanan atau minuman kedaluwarsa yang dijual,” tuturnya.

Kepala Toko Gardena Departement Store and Supermarket Magelan, Sukardi tak keberatan adanya pengecekan parsel. Justru ia merasa diuntungkan, sebab kepercayaan masyarakat kepada pihaknya meningkat. “Masyarakat jadi yakin bahwa kami tidak menjual makanan kedaluwarsa,” ujarnya.

Selama Ramadan ini, pihaknya merasakan kenaikan pesanan parsel dari perorangan hingga kalangan perusahaan. Produk sirup, kue kering, dan pakaian juga laris. Pihaknya menambah stok 20 persen dibanding persediaan hari biasa.

“Untuk fashion, sejak pertengahan puasa sudah ramai. Pengunjung datang tidak hanya dari Kota Magelang saja, tapi luar kota seperti Wonosobo, Temanggung dan sekitarnya,” ungkapnya.

Ia mengklaim tak menaikkan harga kebutuhan Lebaran. Justru menawarkan banyak diskon yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berbelanja. “Harapannya, tidak membebani masyarakat,” imbuhnya.

Kemarin, Sigit didampingi Wakil Wali Kota Windarti Agustina pemantau persiapan mdik. Rombongan memulai rute dari Perusahaan Otobus (PO) Handoyo menuju Terminal Tidar Kota Magelang, Puskesmas Pembantu Terminal Tidar, agen elpiji 3 kilogram di Pusat Koperasi Konsumen (PKK), pos pengamanan di Alun-alun, Gardena, terakhir ke Pasar Rejowinangun.

Dalam pantauan ini, semua fasilitas publik dinyatakan siap menghadapi Lebaran. (put/ton)