94 Kg Daging Tak Layak

483
CEK KUALITAS: Tim gabungan sedang memeriksa daging yang dijual pedagang di Pasar Raya I Salatiga. (DHINAR SASONGKO/RADAR SEMARANG)
CEK KUALITAS: Tim gabungan sedang memeriksa daging yang dijual pedagang di Pasar Raya I Salatiga. (DHINAR SASONGKO/RADAR SEMARANG)

SALATIGA – Tim gabungan yang dipimpin Satpol PP Kota Salatiga berhasil menyita 94 kg daging tidak layak konsumsi dalam operasi nonyustisi di los daging Pasar Raya I dan Pasar Pagi. Operasi yang rutin dilakukan menjelang Lebaran tersebut dilaksanakan Selasa (20/6) pagi. Daging sitaan langsung dimusnahkan di Rumah Pemotongan Hewan  (RPH) Salatiga karena baunya sudah menyengat.

Plt Kepala Satpol PP Salatiga Kusumo Aji menjelaskan, pedagang yang kedapatan menjual daging tidak layak konsumsi dipanggil ke kantor Satpol PP. “Para pedagang yang menjual daging tidak layak konsumsi, baik gelonggongan atau rusak karena salah penyimpanan akan mendapatkan pembinaan dari Satpol PP. Kemudian daging yang sudah kami sita akan dimusnahkan pada hari ini juga di RPH,” terang Kusumo Aji.

Sementara itu, drh Christina Susilaningsih dari Dinas Pertanian yang turut dalam operasi tersebut menjelaskan, daging yang menjadi temuan adalah rusak karena salah dalam penyimpanan. Tapi  ada juga yang masuk kategori daging gelonggongan.

“Kebanyakan pedagang yang kena operasi adalah menjajakan daging dari luar Salatiga. Kalau daging dari RPH Salatiga kita jamin bagus, daging dari RPH mendapatkan surat dan stampel yang dijamin bagus dan baik dikonsumsi,” terangnya.

Ia menunjukkan contoh salah satu daging milik pedagang yang kurang baik akibat memar. Daging semacam itu tidak boleh menginap karena akan cepat rusak. “Dan daging yang disimpan di freezer harus dilakukan dengan benar, jika bolak-balik dikeluarkan akan cepat rusak juga,” urai Christina kepada para pedagang sembari memeriksa daging. (sas/ton)