33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

Es Caisin, Peluang Usaha yang Kompetitif dan Edukatif

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

MAGELANG–Daun caisin atau sawi hijau merupakan salah satu jenis tumbuhan sayuran yang sangat mudah dijumpai di seluruh Indonesia,  salah satunya di daerah Magelang. Mayoritas daun caisin ini hanya dinikmati dengan olahan biasa seperti pada campuran mi ayam ataupun dijadikan bahan olahan sayur.

Ternyata daun caisin bisa dijadikan bahan untuk membuat es bubble gum seperti yang dilakukan oleh mahasiswa UM Magelang. Mereka mengolah daun caisin menjadi es bubble gum dengan rasa yang berbeda. Ide tersebut mereka tuangkan dalam sebuah proposal yang diikutsertakan dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2017. Proposal yang bejudul ‘Es Caisin Rasa Buah Varian Baru Bubble Gum dengan Peluang Usaha Kompetitif dan Edukatif’ ini berhasil memperoleh pendanaan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi lebih dari Rp 6 juta. Tim dibimbing oleh Septiyani P MPd, dosen FKIP UM Magelang dengan tiga mahasiswi  yakni Laita Hanna Musfikaningrum, Apriliya Ranting Impian, dan Mina Kussaniah.

“Kami berinovasi mengolah daun caisin menjadi es rasa buah untuk mengatasi kekurangan gizi terhadap anak yang tidak suka sayur dan terhadap masyarakat yang mengalami gangguan pencernaan akibat kurang serat,” ujar  Ketua Tim, Laita. Produk terobosan baru tersebut diberi nama ‘Es Caisin Rasa Buah’ yang  memiliki cita rasa yang unik dari perpaduan antara daun caisin yang dicampur dengan berbagai olahan sehingga menjadi seperti rasa buah alpukat. “Rasa yang kompleks ini sangat cocok untuk dihidangkan ketika acara formal maupun informal,” ungkap Laita.

Untuk menghasilkan es caisin dengan cita rasa yang unik, ujar Laita,   harus melalui beberapa tahap. “Pertama adalah  memilih daun caisin yang baik dan tidak busuk yang kemudian dicuci sampai bersih. Setelah itu masukkan  tape, gula pasir,air,susu,sereal,dan es ke dalam blender bersama dengan daun  caisin,” papar Laita.

Es caisin merupakan perpaduan antara es krim dan jus karena tidak begitu encer seperti jus dan tidak berbentuk padat seperti es krim dan disebut bubble gum yang dapat menghilangkan rasa haus serta dapat mengenyangkan. “Kami menyebutnya Es Caisin Rasa Buah sebagai Varian Baru Bubble Gum  karena pada awalnya minuman ini hanya sekedar minuman dari olahan daun caisin yang dicampur dengan susu dan sereal sehingga menghasilkan minuman berserat. Namun setelah dicampur dengan es, minuman ini  selain menghilangkan rasa haus juga dapat mengenyangkan,” kata Laita.

Es caisin telah dijual di beberapa event, baik kegiatan in door maupun out door. Dengan harga Rp 5.000 setiap cup-nya, es caisin telah banyak diminati dan menjadi alternatif ‘makanan’ yang mengenyangkan dan juga bergizi tinggi. (vie/sct/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Residivis Kambuhan Ditangkap Sejak 14 Tahun Sudah Mencuri

WONOSOBO–Amar Satya Ardhi, 20, warga Mirombo, Rojoimo, Wonosobo, kembali ditangkap aparat Polres setempat. Amar diciduk polisi, karena menggelapkan sepeda motor milik temannya. Kasat Reskrim Polres...

Kereta Api Cepat Jakarta-Surabaya Cukup 5 Jam

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Minat masyarakat menggunakan moda tranportasi darat khususnya kereta api semakin tinggi. Hal itu memacu pemerintah untuk segera mengoperasionalkan kereta api cepat jurusan...

Menyoal Nalar Radikalisme Keagamaan (2-habis)

RADIKASLISME juga menggunakan sarana ideologis dan religius untuk mendefinisikan situasi, melegitimasi tindakan  dan mem-persuasi para pendukung. Sarana ideologis dan religius itu disebut dengan framing....

Generasi Gagal Kritis

KONTROVERSI tentang rencana pembelian 5.000 pucuk senjata oleh institusi di luar TNI Polri yang dilontarkan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo atau pro kontra pemutaran...

Pengedar Belasan Ribu Pil Koplo Dibekuk

BATANG – Dua pengedar belasan ribu pil koplo siap edar di kalangan anak remaja dan pelajar di wilayah Kabupaten Batang berhasil diamankan Satresnarkoba Polres...