33 C
Semarang
Jumat, 25 September 2020

Hukum Menikah di Bulan Ramadan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Assalamu’alaikum Bapak Kyai Ahmad Izzuddin yang saya hormati, Saya ingin bertanya apa hukumnya melaksanakan pernikahan di bulan Ramadhan ? Mohon penjelasannya . Terimakasih.

Rizky 089685272373

Waalaikumussalam Warahmatulullah Bapak Rizky yang saya hormati dan dimuliakan Allah. Pernikahan atau nikah dalam Islam dapat dikaitkan sebagai Ijab Qobul. Ijab Qobul atau akad nikah adalah kegiatan yang mengharuskan hubungan antar sepasang manusia untuk mengucapkan kata-kata yang ditujukan untuk pernikahan, sesuai dengan aturan agama Islam. Allah menjadikan manusia itu saling berpasangan, menghalalkan pernikahan dan mengharamkan zina.

Pada dasarnya, menurut syari’at Islam menikah itu tidak pernah ada hubungannya dengan masalah waktu. Namun masih ada sebagian di masyarakat kita yang masih membawa kepercayaan nenek moyang dan adat istiadat setempat. Merujuk pendapat Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid, tidak terdapat larangan syari’at untuk menikah di bulan Ramadan disebabkan posisi bulan ini sebagai bulan Ramadhan. Tidak juga terlarang di bulan-bulan lainnya. Bahkan menikah itu dibolehkan di hari apa saja sepanjang tahun.

Akan tetapi orang yang berpuasa di bulan Ramadan wajib menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa. Karena itu jika mampu menahan diri dan tidak ditakutkan akan melakukan hal-hal yang dapat merusak puasanya, maka boleh saja menikah di bulan Ramadhan. Yang umum terjadi, seringnya orang yang ingin memulai kehidupan rumah tangga di bulan Ramadhan, tidak mampu bersabar untuk tidak mendatangi istri yang baru dinikahinya di sepanjang siang. Sehingga dikhawatirkan akan terjatuh pada hal-hal yang diharamkan dan melanggar kehormatan bulan yang mulia ini. Kemudian bisa saja melakukan dosa besar, disampng itu wajib mengganti puasa yang ditinggalkan dan membayar kaffarah yang berat, yakni memerdekakan budak dan sebagainya.

Jika khawatir tidak akan mampu menguasai dirinya terhadap hal-hal yang merusak bulan Ramadhan baiknya menunda pernikahannya hingga setelah Ramadhan. Ada dua catatan yang perlu diperhatikan bagi mereka yang ingin menikah di bulan Ramadan. Pertama, tidak boleh diyakini bahwa menikah di  bulan Ramadhan memiliki nilai keutamaan khusus dibandingkan bulan lannya, kecuali jika di sana ada dalil yang menyebutkan keutamaan khusus menikah di bulan Ramadhan. Kedua, pasangan suami istri yang menikah di bulan Ramadhan harus bisa memastikan bahwa mereka tidak akan membatalkan puasa melalui jalur syahwat, dalam bentuk hubungan badan atau mengeluarkan mani dengan melakukan mukadimah jima’. Karena mengeluarkan mani dengan sengaja, termasuk membatalkan puasa. Demikian jawaban dari saya, Allahu A’lam, semoga ada manfaatnya dan barokah. Amiin. (*/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

20 Jajanan Berformalin Dijual Bebas

KENDAL—Jajanan anak yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin dan perwarna tekstil masih banyak dijumpai di Kendal. Hal itu terungkap dari temuan Dinas Kesehatan (Dinkes)...

Dobrak Zona Nyaman

RADARSEMARANG.COM - BERMUSIK dan bernyanyi adalah hobi yang sangat dinikmati oleh Deviasita Putri Ahmadi. Namun siapa sangka, vokalis Band Figura Renata ini ternyata kerap...

Sawah Besar Angkat Potensi Roti dan Meja Belajar

SAWAH BESAR - Perkampungan yang sebelumnya dikenal kumuh karena menjadi wilayah langganan banjir dan rob, seperti Kelurahan Sawah Besar, Kecamatan Gayamsari, kini mulai berbenah....

Aktif Promosikan Potensi Tanah Kelahiran

RADARSEMARANG.COM - Cukup lama di perantauan, pria kelahiran Batang ini juga kerap rindu kampung halaman dan berharap bisa sedikit memberikan andil akan kemajuan daerah...

Janjikan Bisnis Pulsa, Tertipu Puluhan Juta

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Tim reskrim Polres Salatiga berhasil menangkap pelaku penipuan melalui dunia maya, belum lama ini. Modus penipuan yang digunakan pelaku adalah jual...

VCT Tidak Boleh dengan Paksaan

WONOSOBO – Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo terus berupaya mencegah penularan HIV/AIDS. Salah satunya dengan menggelar voluntary counselling and testing (VCT). Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit...