33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

Tenaga Lapangan dapat Makanan Tambahan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

MAGELANG–Sebanyak 350 tenaga lapangan yang bertugas menjaga kebersihan dan keindahan Kota Magelang akan mendapatkan tambahan asupan gizi yang baik.

Mereka merupakan para  petugas penerangan jalan umum (PJU), pertamanan, pemakaman, pengelolaan dan penanganan persampahan, dan petugas UPT Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA). Juga penjaga instalasi pengolahan lumpur tinja (IPLT). Dari 350 personel, 76 di antaranya berstatus pegawai negeri sipil (PNS), 9 tenaga kontrak, dan 265 tenaga harian lepas.

Selama setahun, Pemkot menganggarkan dana  Rp 147 juta yang bersumber dari APBD untuk menjamin pemenuhan gizi para tenaga lapangan.  “Setiap triwulan, kami berikan extra fooding nilainya Rp 105 per orang, karena mereka bertugas di lapangan, sehingga membutuhkan gizi yang lebih. Untuk tahap ini, dua kali kita jadikan satu. Nilainya, Rp 210 ribu,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang, Mahbub Yani Arfian, di sela penyerahan makanan tambahan oleh Wali Kota Sigit Widyonindito di Pendopo Pengabdian, kemarin.

Wali Kota Sigit memberikan apresiasi kinerja tenaga lapangan, sehingga Kota Magelang meraih penghargaan Adipura.  “Selain bertugas, saya minta juga sekaligus mengawasi lingkungan sekitar. Kalau melihat ada warga yang masih membuang sampah sembarangan, jangan hanya diam, tolong ditegur,” ujarnya.

Siswan, 56, seorang petugas pengangkut sampah mengaku senang menerima makanan tambahan. Selain dikonsumsi pribadi, ia  berencana memanfaatkannya untuk persiapan Lebaran. “Katanya ada biskuit juga, bisa untuk tambah-tambah persiapan Lebaran,” kata  warga Karet yang sudah bekerja menjadi pengangkut sampah sejak 35 tahun lalu itu.  (put/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Unissula Pamerkan Konsep Waterfront

SEMARANG - Mahasiswa semester tujuh prodi Planologi Fakultas Teknik Unissula mengadakan ekspo kuliah kerja lapangan (KKL) dengan tema waterfront bertempat di gedung Fakultas Teknik,...

Loyola dan Semesta Juara Baru Honda DBL

SEMARANG- Kemeriahan kompetisi Honda DBL Central Java Series North Region 2017 telah mencapai puncak, Jumat (18/8) sore hingga tadi malam. Puncak kemeriahan itu saat...

189 Calhaj Berangkat dari Kota Magelang

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Calon jamaah haji (calhaj) Kota Magelang yang akan berangkat pada 22 Juli 2018 mendatang paling tua berusia 77 tahun atas nama...

Kadinkes Prov Jateng,Germas Cegah Gangguan Kesehatan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, dr Yulianto Prabowo mengaku prihatin dengan temuan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah, adanya sejumlah...

Lain Bos Anbang Lain Pak Wang

Pistol. Lalu pisau. Lantas kantongan. Tiga kata itu populer di Tiongkok. Sejak Xi Jinping jadi presiden. Empat tahun lalu. Itulah tahapan strategi. Dalam pemberantasan korupsi....

Main Petak Umpet, Jatuh dari Lantai 5 Rusunawa

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Diduga saking asyiknya bermain petak umpet, seorang anak terjatuh dari lantai lima rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Kebondalem, Kecamatan Kota Kendal....