Beberapa Titik Masih Minim Penerangan

880
SIAP DILALUI: Pihak Polres Semarang, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan TMJ saat meninjau kesiapan tol ruas Bawen-Salatiga, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIAP DILALUI: Pihak Polres Semarang, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan TMJ saat meninjau kesiapan tol ruas Bawen-Salatiga, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

UNGARAN – Beberapa titik ruas jalan tol Bawen-Salatiga masih minim penerangan. Seperti halnya di simpang susun Bawen serta titik lain yang berdekatan dengan gerbang tol Salatiga.

Hal itu diakui oleh Direktur Teknik dan Operasi PT TMJ, Ali Zaenal Abidin. Pihaknya berencana menambah penerangan dengan memasang lampu jalan di simpang susun Bawen dan arena gerbang tol Salatiga.

“Untuk lampu penerangan di rest area KM49 sudah terpasang, sehinggga malam hari kondisinya relatif sudah terang,” kata Ali saat pengecekan kondisi tol ruas Bawen – Salatiga, Kamis (15/6) pukul 21.00.

Ali memastikan pemasangan lampu penerangan di dua titik tersebut dipastikan akan rampung dalam beberapa hari kedepan. “Yang jelas saat memasuki arus mudik sudah terpasang lampu penerangan jalan itu, sehingga bisa memberikan kenyamanan bagi pemudik,” katanya.

Selain lampu penerangan jalan, ketersediaan air bersih di rest area dipastikan tidak akan terkendala. Seperti halnya di rest area KM 49, dimana di tempat tersebut juga dilengkapi sumur bor yang dilengkapi pompa otomatis.

General Manager Teknik dan Operasi PT TMJ, Prajudi memastikan jalan tol ruas Bawen  Salatiga sudah bisa difungsikan pada mudik Lebaran 2017 ini.

Jalan tol yang memiliki panjang 17,6 kilometer tersebut bisa digunakan 2 jam pemudik karena sudah dilengkapi dengan fasilitas pendukung. Seperti halnya penerangan jalan dan fasilitas lain.“Kami siapkan untuk  bisa digunakan 24 jam, tapi untuk pemanfaatan yang mengatur dari pihak kepolisian. Software maupun hardware sudah kami siapkan” tuturnya.

Khusus untuk pemudik yang melintas di pintu gerbang Salatiga, Prajudi meminta supaya pengendara tidak berhenti seenaknya hanya untuk berselfie ria.

Sebagaimana pintu gerbang tol Salatiga menjadi viral di media sosial karena memiliki latar belakang pegunungan yang bagus. Tidak sedikit netizen yang memburu lokasi itu hanya untuk bersilfie ria. Tak terkecuali Gubernur Jawa Tnegah Ganjar Pranowo.

“Saat arus mudik dilarang foto-foto (di ekxit tol Tingkir Salatiga) dulu, nanti setelah arus mudik kondisinya sudah sepi mangga saja. Kami siapkan petugas untuk menghalau pengendara jika mereka ketahuan berhenti hanya untuk berselfie,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Semarang AKBP V Thirdy Hadmiarso mengungkapkan pihaknya akan menerjunkan beberapa personel untuk mengamankan pemudik yang melintas di jalan tol ruas Bawen – Salatiga.

“Jadi, malam hari pemudik tetap bisa melewati jalan tol sampai gerbang tol Salatiga. Nanti kita akan pantau situasi dan perkembangan lalu lintas arus mudik,” ujar Thirdy. (ewb/zal)