PASANG MATA KUCING: Kapolres Wonosobo AKBP Muhammad Ridwan bersama Kasat Lantas AKP Udiono memasang lampu mata kucing di sepanjang Jalan Kledung –Kretek. Pemasangan rambu untuk membantu pengendara, karena kawasan ini sering dibalut kabut pada sore hingga pagi hari. (SUMALI IBNU CHAMID/ JAWA POS RADAR KEDU)
PASANG MATA KUCING: Kapolres Wonosobo AKBP Muhammad Ridwan bersama Kasat Lantas AKP Udiono memasang lampu mata kucing di sepanjang Jalan Kledung –Kretek. Pemasangan rambu untuk membantu pengendara, karena kawasan ini sering dibalut kabut pada sore hingga pagi hari. (SUMALI IBNU CHAMID/ JAWA POS RADAR KEDU)

WONOSOBO–Menghadapi arus mudik dan libur Lebaran, Polres Wonosobo akan mengalihkan sejumlah jalur utama ke jalur alternatif. Langkah ini untuk memecah kepadatan lalu lintas yang bisa memicu kemacetan panjang. Sedikitnya, empat jalur alternatif disiapkan. “Kami sudah siapkan pemecahan jalur. Sebab kalau semua lewat jalur utama, bisa terjadi kemacetan,” ungkap Kapolres Wonosobo AKP Muhammad Ridwan, kemarin.

Empat jalur disiapkan untuk memecah jalur utama Wonosobo- Kertek, karena jalur ini menjadi jalur perlintasan dari Purwokerto menuju Semarang atau ke Jogjakarta. Titik alternatif yang disiapkan, di antaranya, di sebelah Pasar Kertek. Ini untuk mengantisipasi dari arah Purworejo dan Jogjakarta. Kendaraan dialihkan via Kecamatan Selomerto. “Dengan demikian akan mengurangi jumlah kendaraan dari Jogjakarta yang menuju Purwokerto atau Banjarnegara melalui jalur kota Wonosobo.”

Jalur lain, kata Kapolres, di Desa Prumbanan. Titik ini berada dari arah Semarang sebelum masuk Pasar Kertek. Kendaraan yang akan menuju Wonosobo atau Banjarnegara dan Purwokerto, dialihkan. Tujuannya, agar tidak melewati perempatan Pasar Kertek yang sering tumpah. “Sebaliknya, kendaraan pribadi dari Wonosobo menuju Temanggung, Semarang, atau Jogjakarta kami sarankan lewat jalan ini kalau tidak ingin terjebak antrean panjang di Pasar Kertek.”

Rekayasa berikutnya, memecah jalur dekat Terminal Mendolo. Pengendara yang bermaksud menuju Dieng disarankan melalui jalur alternatif lingkar utara dari Mendolo sampai Kalianget. “Upaya ini memecah agar wisatawan yang akan ke Dieng, tidak perlu masuk ke jalur kota. Sehingga tidak menambah kepadatan di jalan protocol.”

Sedangkan yang akan menuju Jakarta dan Purwokerto dari arah Terminal Mendolo, jalur disarankan melalui jalan lingkar selatan pintu masuk makam Pahlawan, lantas akan keluar di Kalierang. Sehingga bus besar maupun kendaraan pribadi bisa lebih lancar tidak masuk ke kota. Penerapan jalur akan dimulai pada H-7 Lebaran. (ali/isk)