PNS Golongan I dan II dapat Subsidi

Beli Paket Sembako

541
PASAR MURAH: Wali Kota Salatiga Yuliyanto dan Wawali Muh Haris meninjau stan dalam pasar murah bersubsidi yang digelar Korpri Kota Salatiga, Kamis (15/6). (IST)
PASAR MURAH: Wali Kota Salatiga Yuliyanto dan Wawali Muh Haris meninjau stan dalam pasar murah bersubsidi yang digelar Korpri Kota Salatiga, Kamis (15/6). (IST)

SALATIGA – Pasar murah yang digelar Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (Korpri) di Pendopo Pakuwon kompleks gedung Setda, Kamis (15/6), berlangsung meriah. Tahun ini, Korpri menyediakan kebutuhan pokok sebanyak 875 paket yang terdiri dari 2 liter minyak goreng, 5 kg beras, 1 botol sirup dan 1 kg gula pasir.

Paket senilai Rp 110 ribu tersebut dijual khusus untuk PNS golongan I dan II dengan diskon Rp 45 ribu. “Dengan demikian, PNS dengan golongan I dan II termasuk di dalamnya tenaga honorer, hanya cukup membayar Rp 65 ribu untuk mendapatkan satu paket,” jelas Ketua Dewan Pengurus Korpri Kota Salatiga Fakruroji.

Fakruroji menambahkan, di luar paket sembako tersebut, panitia juga menjual 1.500 minyak goreng kemasan 2 liter dengan subsidi Rp 7 ribu per 2 liter, gula pasir sebanyak 3 ton dengan subsidi Rp 5 ribu per 2 kg. Kemudian juga menyediakan sirup sebanyak 1.000 botol dengan subsidi Rp 6 ribu per botol serta telur sebanyak 1 ton dengan subsidi Rp 4 ribu per kg.

“Sedangkan khusus untuk non-PNS, panitia menyediakan voucher belanja senilai Rp 40 ribu sebanyak 750 voucher. Kami juga berterima kasih kepada Lembaga Amalan Islam (LAI) Salatiga yang juga menyediakan 300 voucher beras bagi non-PNS senilai Rp 25 ribu,” imbuh Fakruroji.

Ia berharap, pasar murah bersubsidi kali ini dapat meringankan kebutuhan anggota Korpri Kota Salatiga. ”Selain itu pasar murah juga sebagai wahana promosi dan berjualan para pelaku UMKM Kota Salatiga.”

Dalam kesempatan itu Wali Kota Salatiga Yuliyanto meminta para Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak hanya membeli produk bersubsidi saja. “Bapak ibu juga nglarisi produk UMKM yang tersedia, dengan begitu akan membantu pelaku usaha dalam pemasaran produknya,” kata Yuliyanto. (sas/ton)