Kendal Fokus Perbaikan Jalan dan Jembatan

959
MERAKYAT : Bupati Mirna (tengah) saat buka bersama di Masjid Darul Jannah di Desa Tambahrejo Kecamatan Pageruyung, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MERAKYAT : Bupati Mirna (tengah) saat buka bersama di Masjid Darul Jannah di Desa Tambahrejo Kecamatan Pageruyung, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL—Bupati Kendal, Mirna Annisa menyampaikan bahwa pada 2017 ini, pemerintahannya akan fokus pada pembangunan infrastrutur. Baik, jalan, jembatan, bantaran sungai, normalisasi sungai maupun saluran drainase. Pasalnya, kemajuan ekonomi sangat bergantung pada kondisi infrastruktur.

Karena itulah, pihaknya terus berupaya agar pembangunan jalan dan jembatan utama dapat segera dikebut. Sehingga jalan dengan kondisi buruk dapat segera terselesaikan. Salah satu upaya adalah meminta dinas terkait untuk segera melelang seluruh pekerjaan agar bisa segera dikerjakan.

Demikian disampaikan Bupati Mirna Annisa saat buka bersama Masjid Darul Jannah di Desa Tambahrejo Kecamatan Pageruyung. Buka bersama dilakukan bersama tukang becak, tukang ojek, kusir andong dan anak-anak yatim. Bupati juga mengikuti tarawih keliling (Tarling) di Masjid Ar Rahman Desa Pagersari Kecamatan Patean.

Mirna mengatakan bahwa pihaknya juga berupaya melakukan lobi ke Pemprov Jateng maupun pemerintah pusat. Yakni untuk mencari dana tambahan agar pemerintah pusat mau membantu dalam pembangunan jalan di Kendal, mengingat anggaran dari APBD Kendal terbatas.

Ia mengakui, jalan rusak di Kendal masih banyak. Untuk menyelesaikannya butuh anggaran yang besar dan tidak mungkin selesai dalam satu tahun ini. Makanya ia meminta agar masyarakat bersabar. “Pembangunan jalan ini, kami menggunakan skala prioritas. Jadi mana yang rusak parah dan memang sangat mendesak dilakukan perbaikan,” kata Mirna.

Mirna menjelaskan, dari data yang ada sedikitnya ada 300 kilometer, jalan di Kendal yang kondisinya sangat memprihatinkan dari total panjang jalan di 770 kilometer. “Harapan kami, pembangunan jalan bisa sesuai target. Sehingga 2019, jalan rusak sudah tertangani semua,” tandasnya.

Dari APBD Kendal 2017 khusus untuk infrastruktur dianggarkan lebih dari Rp 200 milliar. Jumlah anggaran itu dinilai sudah maksimal. Meskipun begitu, diakuinya, kebutuhan untuk perbaikan jalan mencapai lebih dari Rp 1 triliun. “Tahun depan khusus untuk pembangunan jalan akan kami tambah anggarannya,” akunya.

Ia berharap dukungan dari masyarakat, tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk ikut mendukung pembangunan infrastruktur di Kendal. Salah satunya dengan ikut mengawasi, sehingga jika ada penyimpangan bisa langsung diketahui dan dilaporkan. “Saya ingin semua pekerjan dilakukan dengan mengacu pada 5T. Yakni, tepat waktu, tepat mutu, tepat volume, tetap sasaran dan tertib administrasi. Jika semua bisa dilakukan, kami yakin semua pekerjaan tidak ada masalah,” tuturnya.

Sementara Sekda Kendal, Bambang Dwiyono menyampaikan bahwa sejauh ini seluruh paket pekerjaan fisik sudah siap lelang. Dari 244 paket pekerjaan, 91 paket sudah dilelang. “Realisasinya sudah 30,55 persen dari target triwulan 35 persen,” tandasnya. (bud/ida)