BAGI ZAKAT : Bupati Demak HM Natsir bersama Kepala Dinsos Lestari Handayani memberikan zakat kepada warga kurang mampu, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BAGI ZAKAT : Bupati Demak HM Natsir bersama Kepala Dinsos Lestari Handayani memberikan zakat kepada warga kurang mampu, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Demak untuk kali pertama mengelola zakat, sedekah dan infaq sendiri. Zakat dari para PNS di lingkungan Dinsos tersebut, kemudian ditasarufkan atau disalurkan ke warga yang berhak menerimanya. Penyaluran mendasarkan pada data yang dimiliki Dinsos.

Kepala Dinsos Pemkab Demak, Lestari Handayani mengatakan bahwa menjelang Lebaran ini, ada 63 warga yang menerima pemberian zakat (mustahiq). Sedangkan, PNS di Dinsos ada sekitar 90 orang. “Kami mencoba memberikan hak warga yang kurang mampu berupa zakat, sedekah dan infaq. Tolong uangnya jangan dibelikan petasan ya,” kata Lestari di sela penyaluran zakat yang dikemas dalam bingkisan, kemarin.

Ditegaskan bahwa potensi zakat, infaq dan sedekah, dikelola sendiri. Sebab, Dinsos memiliki data sasaran warga yang berhak menerimanya.

Sekretaris Dinsos, Jauhar Arifin menambahkan, pemberian zakat tersebut selain sebagai kewajiban bagi PNS juga diharapkan dapat meringankan beban para warga yang menerimanya. “Mudah-mudahan dapat bermanfaat,” katanya.

Bupati HM Nastir mengungkapkan bahwa warga yang telah menerima zakat tersebut dapat digunakan dengan sebaik-baiknya. “Semua itu harus disyukuri agar nikmat yang diberikan Allah SWT bertambah,” jelas bupati. (hib/ida)