DOKUMEN PRIBADI
DOKUMEN PRIBADI

BESAR di keluarga pengusaha menjadikan Novita Anggraeni tertarik untuk terjun sebagai entrepreneur. Sejumlah bidang usaha terus dikembangkan. ”Orang tua saya berwirausaha, begitu juga dengan kakak-kakak saya, meskipun latar belakang pendidikan kami bukan dari bisnis, tapi sekeluarga terjunnya ke bisnis semua,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Perempuan kelahiran Jepara ini mulai berwirausaha sejak duduk di bangku kuliah. Bisnis clothing dinilai memiliki peluang yang cukup bagus, dengan material tenun troso sebagai ciri khas.

”Bahan troso ini dipadupadankan dengan material lain agar desain lebih variatif dan harga juga lebih terjangkau,” kata alumnus Fakultas Hukum Unika Soegijapranata ini.

Produknya ini terbilang cukup diminati. Sayangnya, ia kekurangan tenaga produksi. Sehingga bisnis ini disudahi. Setelahnya perempuan yang akrab disapa Novi ini sempat bekerja sebagai pegawai kantoran, namun tidak bertahan terlalu lama. ”Sepertinya memang cukup nyaman berwirausaha. Saya lebih fleksibel mengatur waktu dan mengeksplor ide-ide,” ujarnya.

Ia lantas membangun usaha online terdiri atas aneka hijab. Baik hijab dari labelnya sendiri maupun dari label lain. Penggunaan media sosial sebagai salah satu media pemasaran semakin mengangkat produk-produknya. Sehingga pemasaran pun meluas hingga luar Jawa.

Namun demikian, tantangan demi tantangan juga harus dihadapi. Semakin menjamurnya bisnis serupa menjadikan Novi harus terus berinovasi agar tidak ketinggalan tren.

”Harapannya bisnis ini terus berkembang. Tidak sebatas di label untuk hijab saja, tapi juga kembali merambah ke clothing,” harapnya. (dna/aro/ce1)