33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Nyaman Berwirausaha

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

BESAR di keluarga pengusaha menjadikan Novita Anggraeni tertarik untuk terjun sebagai entrepreneur. Sejumlah bidang usaha terus dikembangkan. ”Orang tua saya berwirausaha, begitu juga dengan kakak-kakak saya, meskipun latar belakang pendidikan kami bukan dari bisnis, tapi sekeluarga terjunnya ke bisnis semua,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Perempuan kelahiran Jepara ini mulai berwirausaha sejak duduk di bangku kuliah. Bisnis clothing dinilai memiliki peluang yang cukup bagus, dengan material tenun troso sebagai ciri khas.

”Bahan troso ini dipadupadankan dengan material lain agar desain lebih variatif dan harga juga lebih terjangkau,” kata alumnus Fakultas Hukum Unika Soegijapranata ini.

Produknya ini terbilang cukup diminati. Sayangnya, ia kekurangan tenaga produksi. Sehingga bisnis ini disudahi. Setelahnya perempuan yang akrab disapa Novi ini sempat bekerja sebagai pegawai kantoran, namun tidak bertahan terlalu lama. ”Sepertinya memang cukup nyaman berwirausaha. Saya lebih fleksibel mengatur waktu dan mengeksplor ide-ide,” ujarnya.

Ia lantas membangun usaha online terdiri atas aneka hijab. Baik hijab dari labelnya sendiri maupun dari label lain. Penggunaan media sosial sebagai salah satu media pemasaran semakin mengangkat produk-produknya. Sehingga pemasaran pun meluas hingga luar Jawa.

Namun demikian, tantangan demi tantangan juga harus dihadapi. Semakin menjamurnya bisnis serupa menjadikan Novi harus terus berinovasi agar tidak ketinggalan tren.

”Harapannya bisnis ini terus berkembang. Tidak sebatas di label untuk hijab saja, tapi juga kembali merambah ke clothing,” harapnya. (dna/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jalur Lambat Segera Bebas PKL

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Pemkab Demak segera menata kawasan jalur lambat di jalan Sultan Fatah, Kota Demak. Yakni, antara depan gudang Bulog hingga depan Kantor...

Ferdi-Adriel Kuasai Ganda Pemula

SEMARANG-Unggulan satu dari Kota Semarang, M Ferdi Sembodo/Tjio Adriel Hendy, tampil sebagai juara pertama ganda pemula putra Djarum Foundation Kejurkot Bulutangkis USM Lawang Sewu...

Bambang Semakin Perkasa

“Kita masih menunggu rekomendasi dari DPP, dipasangkan dengan siapapun, saya siap.” Bambang Sukarno RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Bambang Sukarno semakin perkasa. Setidaknya, itulah gambaran yang terjadi saat ini,...

Penyandang Disabilitas Netra Belajar Baca Peta

TEMANGGUNG - Para penyandang disabilitas netra, penerima manfaat di Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Netra (PPSDN) “Penganthi” Temanggung mendapat pelajaran cara membaca peta bumi atau...

Pedagang Tak Gubris Ancaman

SEMARANG - Para pedagang grosir ikan basah Pasar Rejomulyo bertekad tetap bertahan apa pun konsekuensinya dan tidak menggubris ancaman Dinas Perdagangan Kota Semarang. Yakni,...

Dongkrak Okupansi, Kenalkan Wisata Cirebon

SEMARANG – Manajemen dua hotel asal Kota Cirebon, yakni Hotel Santika Cirebon dan Amaris Cirebon, mengusung misi mengenalkan potensi wisata Kota Udang. Cara tersebut...