Bupati Instruksikan Pengamanan Khusus Saat Mudik

1286
PANTAU JALAN TOL : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, bersama pengelola pembangunan jalan tol Pemalang-Batang, wilayah Kabupaten Pekalongan, saat memantau kondisi jalan tol. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PANTAU JALAN TOL : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, bersama pengelola pembangunan jalan tol Pemalang-Batang, wilayah Kabupaten Pekalongan, saat memantau kondisi jalan tol. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN–Untuk memastikan para pemudik Lebaran tahun 2017 ini, dalam kondisi aman, nyaman serta minim angka kecelakaan di Jalan Raya Pantura, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, Rabu (14/6) kemarin, menginstruksikan semua jajarannya yang terlibat dalam pengamanan arus mudik, untuk melakukan pengamanan khusus dan memberikan pelayanan bagi pemudik. Khususnya di jalur tol Pemalang-Batang yang ada di wilayah Kabupaten Pekalongan, mulai dari Kecamatan Kesesi hingga Kecamatan Karangdadap.

Menurutnya, dalam kegiatan arus mudik, pengamanan tidak hanya terfokus pada kegiatan petugas keamanan saja. Melainkan, pengamanan khusus dari semua pihak, baik segi kesehatan hingga pemenuhan fasilitas umum dan kebutuhan logistik selama pelaksanaan arus mudik.

“Segala hal terkait arus mudik perlu dipersiapkan, petugas keamanan menjalankan fungsinya, sesuai tugas pokok masing-masing. Kemudian Pemkab juga melakukan fungsi sesuai dengan tugasnya, termasuk relawan nanti yang akan turun ke jalan melalui posko-posko mudik,” ungkap Bupati Asip.

Bupati Asip juga mengatakan bahwa arus mudik tahun ini, kondisi di Kabupaten Pekalongan sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena karena ada fungsionalisasi ruas tol Pemalang-Batang yang melintas di Kabupaten Pekalongan, serta memiliki pintu keluar di Desa Babalan, Kecamatan Bojong.

Menurutnya semua jalur alternatif yang akan dilalui para pemudik, menjadi perhatian khusus untuk memberikan kenyamanan para pemudik. Untuk itu, pihaknya akan menempatkan tenaga pengamanan dan tenaga-tenaga medis, serta pelayanan-pelayanan sosial lainnya.

“Sehingga saya menginstruksikan pada kegiatan mudik Lebaran tahun ini, harus ada pengamanan khusus, mulai dari tenaga medis yang maksimal, hingga antisipasi logistik bagi pemudik. Mengingat sepanjang tol Pemalang Batang yang ada di wilayah Kabupaten Pekalongan minim rest area,” kata Bupati Asip.

Bupati Asip juga menegaskan bahwa pihaknya mengeluarkan instruksi tersebut, lantaran pihaknya tidak menginginkan kejadian mudik Lebaran tahun lalu, di jalur tol Pantura Brebes terjadi di Kabupaten Pekalongan.

Menurutnya pelaksanaan kegiatan pelayanan kepada para pemudik, merupakan tugas mulia, terlebih dilakukan di saat minggu-minggu terakhir Ramadan. Sehingga akan banyak berkah, rahmat didapat, dan menjadikan tugas bagian dari ibadah. “Sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan sangat dinantikan. Banyak orang meningkatkan ibadahnya agar berkesempatan mendapatkan lailatul qadar. Jadi, selain tugas mulia yang jelas ibadah dan berpahala, juga sambil menunggu malam lebih baik dari seribu bulan,” tegas Bupati Asip. (thd/ida)