33 C
Semarang
Rabu, 8 Juli 2020

Bupati Instruksikan Pengamanan Khusus Saat Mudik

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

KAJEN–Untuk memastikan para pemudik Lebaran tahun 2017 ini, dalam kondisi aman, nyaman serta minim angka kecelakaan di Jalan Raya Pantura, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, Rabu (14/6) kemarin, menginstruksikan semua jajarannya yang terlibat dalam pengamanan arus mudik, untuk melakukan pengamanan khusus dan memberikan pelayanan bagi pemudik. Khususnya di jalur tol Pemalang-Batang yang ada di wilayah Kabupaten Pekalongan, mulai dari Kecamatan Kesesi hingga Kecamatan Karangdadap.

Menurutnya, dalam kegiatan arus mudik, pengamanan tidak hanya terfokus pada kegiatan petugas keamanan saja. Melainkan, pengamanan khusus dari semua pihak, baik segi kesehatan hingga pemenuhan fasilitas umum dan kebutuhan logistik selama pelaksanaan arus mudik.

“Segala hal terkait arus mudik perlu dipersiapkan, petugas keamanan menjalankan fungsinya, sesuai tugas pokok masing-masing. Kemudian Pemkab juga melakukan fungsi sesuai dengan tugasnya, termasuk relawan nanti yang akan turun ke jalan melalui posko-posko mudik,” ungkap Bupati Asip.

Bupati Asip juga mengatakan bahwa arus mudik tahun ini, kondisi di Kabupaten Pekalongan sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena karena ada fungsionalisasi ruas tol Pemalang-Batang yang melintas di Kabupaten Pekalongan, serta memiliki pintu keluar di Desa Babalan, Kecamatan Bojong.

Menurutnya semua jalur alternatif yang akan dilalui para pemudik, menjadi perhatian khusus untuk memberikan kenyamanan para pemudik. Untuk itu, pihaknya akan menempatkan tenaga pengamanan dan tenaga-tenaga medis, serta pelayanan-pelayanan sosial lainnya.

“Sehingga saya menginstruksikan pada kegiatan mudik Lebaran tahun ini, harus ada pengamanan khusus, mulai dari tenaga medis yang maksimal, hingga antisipasi logistik bagi pemudik. Mengingat sepanjang tol Pemalang Batang yang ada di wilayah Kabupaten Pekalongan minim rest area,” kata Bupati Asip.

Bupati Asip juga menegaskan bahwa pihaknya mengeluarkan instruksi tersebut, lantaran pihaknya tidak menginginkan kejadian mudik Lebaran tahun lalu, di jalur tol Pantura Brebes terjadi di Kabupaten Pekalongan.

Menurutnya pelaksanaan kegiatan pelayanan kepada para pemudik, merupakan tugas mulia, terlebih dilakukan di saat minggu-minggu terakhir Ramadan. Sehingga akan banyak berkah, rahmat didapat, dan menjadikan tugas bagian dari ibadah. “Sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan sangat dinantikan. Banyak orang meningkatkan ibadahnya agar berkesempatan mendapatkan lailatul qadar. Jadi, selain tugas mulia yang jelas ibadah dan berpahala, juga sambil menunggu malam lebih baik dari seribu bulan,” tegas Bupati Asip. (thd/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Awalnya Jadi Beban, Kini Jadi Penyemangat

Setiap musim kompetisi, tim PSIS Semarang selalu merekrut pemain baru. Tak terkecuali saat menghadapi ajang Liga 2 saat ini. Dari 27 pemain yang telah...

Gaya Nasio Oke, Wester No!

RADARSEMARANG.COM - DI era yang begitu dahsyatnya teknologi ini yang namanya nasionalisme dan westernisasi berjalan beriringan.  Ada kalanya generasi muda sudah sulit membedakan mana...

Tebusan Pajak Jateng Capai Rp 7,83 T

SEMARANG- Capaian uang tebusan amnesti pajak yang berhasil dihimpun Kantor Wilayah Direktorat Pajak (DJP) Jawa Tengah I pada akhir 2016 ini mencapai angka sebesar...

15 Kabupaten Jadi Sorotan

SEMARANG - Limabelas kabupaten di Jawa Tengah mendapat sorotan dari Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda). Sebab tingkat kemiskinan di 15 daerah tersebut...

Wushu Siap Sukseskan Popnas

SEMARANG - Menyandang predikat cabang eksibisi dan keterbatasan peralatan atlet yang dimiliki, cabang wushu Jateng siap menyukseskan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) di Jateng,...

Pemprov Anggarkan Beasiswa Rp 81,231 M

SEMARANG- Pemprov Jateng terus menekan angka kemiskinan di daerahnya. Salah satunya dengan program Bantuan Siswa Miskin (BSM) sebesar Rp 81,231 miliar untuk 81.231 siswa...