ADENNYAR WYCAKSONO/ JAWA POS RADAR SEMARANG
ADENNYAR WYCAKSONO/ JAWA POS RADAR SEMARANG

MENJADI seorang marketing mobil membuat Dian Prihatiningsih harus terus belajar di bidang penjualan ini. Maklum saja, gadis berkulit putih yang akrab disapa Dian ini sebelumnya bekerja sebagai seorang admin di salah satu bank swasta di Kota Semarang.

”Harus banyak belajar, soalnya saya juga baru bekerja di dunia marketing selama kurang lebih dua bulan terakhir,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Marketing Executive Nasmoco Kaligawe ini mengaku, jika dalam menjalani pekerjaaan barunya tersebut bukanlah perkara mudah, apalagi setiap hari ia bertemu orang baru. Keputusannya untuk pindah ke dunia otomotif tersebut, diambil karena alasan masa depan.

”Alasan pindah sih simpel, untuk masa depan yang lebih baik lagi,” ujar alumnus Politeknik Negeri Semarang (Polines) jurusan elektronika ini.

Selama menjadi marketing executive, salah satu yang dipelajari adalah bagaimana harus meng-handle customer dengan baik. Selain itu, tantangan untuk bisa menjual produk sebanyak mungkin. Namun karena memiliki wajah ayu, tak jarang ia mendapatkan godaan dari calon customer yang iseng.

”Senangnya ya ketemu orang baru, terus gaji sama bonusnya beda. Kalau dukanya ya digodain sama customer. Tapi, semuanya harus dihadapi dengan profesional,” tutur gadis kelahiran Semarang, 31 Mei 1990 ini.

Di sela-sela kesibukannya, pemilik akun Instagram dian_toyota_semarang ini mengaku punya hobi yang jarang sekali dilakukan oleh wanita sebayanya. Ya, Dian punya hobi memasak yang sudah digeluti sejak kecil. Hobinya tersebut rencananya akan dilakukan sampai tua, apalagi ia berkeinginan menjadi seorang wanita yang selalu menyediakan masakan untuk suami dan anaknya kelak. ”Lebih suka sih bikin masakan Jawa, karena saya memang suka masakan tradisional. Tapi ya pengin juga belajar masakan western,” ucapnya. (den/aro/ce1)

JS: Hobi Memasak sejak Kecil