PERBANYAK SARANA IBADAH: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat peresmian masjid Jami' Baitul Mu'iz disaksikan oleh Wagub Heru Sudjatmoko, Ketua DPW LDII Jateng,Singgih Tri Sulistiyono dan Ketua Takmir Masjid Jami' Baitul Mu'iz, Tri Wardoyo. (M Nurwahidi/Jawa Pos Radar Semarang)
PERBANYAK SARANA IBADAH: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat peresmian masjid Jami' Baitul Mu'iz disaksikan oleh Wagub Heru Sudjatmoko, Ketua DPW LDII Jateng,Singgih Tri Sulistiyono dan Ketua Takmir Masjid Jami' Baitul Mu'iz, Tri Wardoyo. (M Nurwahidi/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Gubernur Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko hadir sekaligus dalam persemian Masjid Jami’ Baitul Mu’iz, di Jalan Mulawarman, Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, Semarang, akhir pekan lalu. Gubernur mengharapkan masjid yang telah dibangun bertahap selama  puluhan tahun itu tak hanya digunakan sebagai sarana ibadah salat, namun juga digunakan sebesar-besarnya untuk kemaslamatan umat. Bahkan bisa digunakan sebagai sarana menyelesaikan persoalan yang timbul di masyarakat.

Gubernur mengharapkan agar ulama dan kiai mampu menciptakan suasana sejuk kepada masyarakat. Tak hanya terkait politik dan situasi keamanan di Indonesia, namun termasuk masalah perekonomian pada menjelang Lebaran ini. “Ulama itu tidak hanya mampu memberikan tausiah untuk ketakwaan, namun juga peduli terhadap kondusifitas bangsa,” tandas Ganjar.

Ketua DPW Lembaga Dakwah Islamiah Indonesia (LDII) Jateng, Singgih Tri Sulistiyono mengatakan, kebersamaan para ulama dan umaro atau pemerintah harus terus terjalin dalam tali silaurahmi dalam menjaga kedaulatan NKRI. “Kalau semua bersinergi tentunya negara Indonesia akan menjadi negara yang kuat karena baik rakyat maupun pemerintah bersatu untuk membangun negara Indonesia ini,” katanya.

Sementara itu Ketua Takmir Masjid Jami’ Baitul Mu’iz, Tri Wardoyo mengatakan untuk  pembangunan fisik masjid menelan biaya Rp 6,5 miliar yang merupakan sumbangan swadaya maupun swadana dari jemaah dari warga.  “Ini menunjukkan bahwa inilah bukti kecintaan jemaah dengan membangun rumah Allah selama lebih dari 11 tahun. Dengan adanya masjid ini tentunya dapat meningkatkan kemaslahatan umat serta menambah khusyuk jemaah dalam melakukan ibadah,” katanya. (hid/smu)