Jadi CPNS, Bidan Harus Tingkatkan Kinerja

600
LEGA: Bupati Bambang Sukarno menyerahkan SK CPNS kepada perwakilan bidan di Pendopo Jenar Setda Temanggung, Jumat (9/6). (Edy Laksono For Radar Kedu)
LEGA: Bupati Bambang Sukarno menyerahkan SK CPNS kepada perwakilan bidan di Pendopo Jenar Setda Temanggung, Jumat (9/6). (Edy Laksono For Radar Kedu)

TEMANGGUNG– Sebanyak 96 bidan di wilayah Kabupaten Temaggung diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Surat Keputusan (SK) pengangkatan CPNS diserahkan oleh Bupati Bambang Sukarno di Pendopo Jenar Setda Temanggung, Jumat (9/6).

Bambang menuturkan, dengan diterima SK CPNS tersebut, diharapkan para penerima bisa meningkatkan kinerjanya dalam mengabdi kepada bangsa dan negara untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Di samping itu, para bidan tidak menilai negatif kepada Pemkab Temanggung terkait dengan pengurusan pengangkatan menjadi CPNS.

Menurutnya, Pemkab Temanggung melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) telah bekerja maksimal dalam menguruskan pengangkatan para bidan menjadi CPNS yang banyak menguras tenaga dan pikiran. Oleh karena itu, dengan diterimanya SK CPNS mesti disyukuri dengan bekerja penuh tanggungjawab, karena tidak semua bidan bisa diangkat menjadi CPNS.

“Kami minta, para tenaga bidan yang telah diangkat menjadi CPNS dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sehingga selamat sampai purnatugas,” pinta Bambang. Pengurusan pengangkatan menjadi CPNS tidak dikenakan biaya sepeserpun alias gratis.

Kepala BKPSDM Kabupaten Temanggung Djakfar Mukhtar menjelaskan, 96 bidan yang menerima SK CPNS yaitu peserta yang lulus dari hasil seleksi kompetensi dasar (SKD) dari program Pegawai Tidak tetap (PTT) Kementerian Kesehatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Temanggung tahun anggaran 2017. Mereka tercatat sebagai CPNS per 1 April 2017. “Para bidan ini ditempatkan di sejumlah puskesmas untuk melaksanakan tugas melayani kesehatan masyarakat utamanya membantu persalinan,” terang Djakfar. (san/ton)