LUDES: Toko Distributor Pupuk, CV Tani Sukses Kendal di Jalan Raya Kaliwungu Nomor 296, Desa Krajan Kulon, Kecamatan Kaliwungu, ludes dilalap si jago merah, Sabtu (10/6) petang. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LUDES: Toko Distributor Pupuk, CV Tani Sukses Kendal di Jalan Raya Kaliwungu Nomor 296, Desa Krajan Kulon, Kecamatan Kaliwungu, ludes dilalap si jago merah, Sabtu (10/6) petang. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL—Sebuah toko distributor pupuk di Jalan Raya Kaliwungu Nomor 296, Desa Krajan Kulon, Kecamatan Kaliwungu, ludes dilalap si jago merah, Sabtu (10/6). Tidak ada korban jiwa, tapi akibat kebakaran sang pemilik toko mengalami kerugian mencapai Rp 1 miliar.

Toko yang terbakar adalah CV Tani Sukses Kendal. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran, tapi dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh arus pendek listrik. Api begitu cepat membesar hingga melalap seluruh bangunan berikut barang dagangan.

Dua unit mobil pemadam diturunkan. Api baru berhasil dijinakkan sekitar satu jam. Selain dua pemadam, warga warga sekitar juag membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Api yang membakar toko pertama kali diketahui oleh Romdhon. Saat itu ia tengah duduk menanti waktu berbuka puasa bersama sang pemilik toko Asfar di depan toko. Kebakaran terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. “Saat duduk itu, tiba-tiba ada seorang pengendara motor berhenti di depan toko dan mengatakan jika toko terbakar,” tuturnya.

Romdhon kemudian mengecek ke dalam. Saat di cek, api sudah membumbung. Bersama Asfar sang pemilik toko langsung berusaha memadamkan api. “Ada dua mobil di dalam toko, langsung kami keluarkan. Dan langsung kami telepon pemadam,” tandasnya.

Dua unit mobil pemadam kebakaran unit Kaliwungu dan Kota Kendal berupaya memadamkan api yang sudah membesar. Petugas harus berjibaku melokalisir api, agar tidak merambat ke bangunan toko di sebelahnya.

Kapolsek Kaliwungu AKP Nanung Nugroho mengatakan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. “Kalau kerugiannya ditaksir Rp 1 miliar karena di dalam toko penuh dengan pupuk dan obat pertanian,” katanya. (bud/zal)