33 C
Semarang
Minggu, 5 Juli 2020

Cabup PKB Tunggu Restu Ulama

Pilkada Kabupaten Magelang 2018

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

MUNGKID—Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Magelang belum menentukan calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan maju dalam Pilkada Kabupaten Magelang 2018 mendatang. Meski demikian, saat ini partai berlambang bumi bintang itu sedang melakukan kajian dan pembahasan.

“Tapi sebelum itu, saya minta harus sudah mulai diumumkan siapa-siapa saja. Kita lihat responnya di masayarakat. Saya pikir kader di Magelang mumpuni untuk maju dalam Pilkada,” kata Sekjen DPP PKB Abdul Kadir Karding, di sela-sela Musyawarah Pimpinan Cabang (Muspincab) DPC PKB Kabupaten Magelang di Kantor DPC, kemarin.

Setelah ada nama yang muncul di permukaan, katanya, maka partai akan melakukan penilaian bersama para ulama di Kabupaten Magelang. “Setelah ada yang mengumumkan diri maka nanti kita akan survei. Setelah itu akan kita bahas bersama para kiai untuk menentukan siapa yang akan kita ajukan,” kata dia.

Disebutkan Karding, PKB tidak akan pernah meninggalkan Nahdlatul Ulama (NU) dan kiai. “Kami akan menunggu rekomendasi para kiai. NU dan PKB tidak akan saling meninggalkan. Kalah menang yang penting bareng. PKB akan tetap bersama NU dan para kiai,” ujar dia.

“Intinya menang atau kalah harus bersama-sama. PKB dan kiai harus bersama,” tegas Karding.

Dengan cara ini, PKB optimistis akan mampu menemukan figur bupati yang mampu memimpin umat dan bisa mengatasi berbagai persoalan bangsa dan masyarakat. Bupati PKB diyakini akan mampu memajukan pendidikan dan mengentaskan kemiskinan.

Karding menegaskan bahwa syarat utama seorang tokoh yang ingin menjadi kepala daerah lewat PKB adalah mau memperjuangkan NU dan PKB. Jika tidak memenuhi syarat ini maka PKB tidak akan mengusung calon tersebut.

“Sudah saatnya kader NU memimpin daerah dengan menjadi bupati,” kata Karding.

Ketua DPC PKB Kabupaten Magelang Suwarsa mengatakan Muspincab membahas berbagai persoalan strategis partai dalam rangka menyongsong Pilkada 2018. Dijelaskan ada beberapa poin yang dikaji diantaranya strategi PKB menghadapi Pilkada 2018 dan menyusun tahapan pilkada internal PKB.

Pada Pemilu Legislatif 2014, PKB mendapatkan 9 kursi di DPRD Kabupaten Magelang. Dengan demikian PKB harus menjalin koalisi dengan partai lain untuk bisa mengusung calon bupati, karena syarat partai pengusung harus memiliki minimal 10 kursi DPRD. Satu-satunya partai yang bisa mengusung cabup sendiri adalah PDI Perjuangan.

Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Magelang saat ini, Zaenal Arifin dan M Zaenal Arifin pada Pilbup 2013 diusung oleh PDI Perjuangan. Hanya saja, Wabup M Zaenal Arifin bisa dikatakan sebagai salah satu kader PKB. Ia pernah menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jateng 2009-2013 dari PKB. Namun dalam Pilbup Magelang 2013, koalisi PKB, Partai Golkar dan PKS mengusung calon lain, pasangan Rohadi Pratoto – Muhamad Achadi. (vie/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Harga Cabai Masih Mencekik Warga

JOGJA—Memasuki pekan pertama 2017, harga cabai di sejumlah pasar tradisional di Kota Yogyakarta, masih cukup tinggi. Harga cabai rawit merah, misalnya, mencapai Rp 78.000/kg....

KPPS Foto Bareng Calon

SALATIGA – Kurang dari satu bulan menjelang pilkada, suasana politik di Kota Salatiga makin sensitif. Belakangan beredar gambar yang bertuliskan ketua dan anggota KPPS...

KONI Kota Pekalongan Gelar TC 6 Bulan

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN - Menyongsong pergelaran olahraga raga tingkat Jawa Tengah di akhir tahun 2018 ini, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekalongan mulai bersiap-siap....

Kontainer Gencet Mobilio, Sopir Terjepit Dua Jam

SEMARANG- Kecelakaan karambol melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Arteri Yos Sudarso, tepatnya di kawasan Cakrawala, Semarang Barat, Rabu (20/9) sekitar pukul 09.15. Meski...

Ninik Rohayati, Jatuh Bangun Besarkan Usaha Roti

Tidak mudah menyerah. Itulah modal besar Ninik Rohayati, 45, dalam membangun bisnis roti Anda. Roti racikan perempuan jebolan SMEA itu menjadi langganan tetap para...

3 Jam, Terkumpul Rp 1 Juta

TEMANGGUNG – Musibah banjir yang menimpa warga Dusun Kenjuran Desa Purwosari Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal beberapa hari yang lalu, menjadi perhatian Pengurus Cabang Pergerakan...