ANTISIPASI KEJAHATAN: Belasan pemuda diamankan di Mapolsek Semarang Utara, karena kedapatan membawa senjata tajam dan usai menggelar pesta miras. (Agus Haryanto/Jawa Pos Radar Semarang)
ANTISIPASI KEJAHATAN: Belasan pemuda diamankan di Mapolsek Semarang Utara, karena kedapatan membawa senjata tajam dan usai menggelar pesta miras. (Agus Haryanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Belasan pemuda warga Kecamatan Semarang Utara, digelandang ke Mapolsek Semarang Utara. Mereka dipergoki oleh Tim Elang Polrestabes Semarang lantaran sedang bergerombol sambil membawa senjata tajam (tajam) dan usai melakukan pesta minuman keras.
Peristiwa ini terjadi Minggu (11/6) sekitar pukul 00.00 WIB. Senjata tajam yang diamankan petugas di antaranya lima parang, dua sabuk yang dilengkapi gir kendaraan serta satu potongan besi. Dari belasan yang diamankan, beberapa di antaranya adalah perempuan.
Kapolsek Semarang Utara Kompol Nur Cahyo menjelaskan, belasan pemuda yang digiring ke Mapolsek Utara selanjutnya dimintai keterangan dan dilakukan pendataan. Bahkan, mereka juga telah diminta untuk membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Petugas tidak segan-segan mengambil tindakan tegas apabila mereka mengulangi perbuatannya lagi. ”Orang tuanya juga kita panggil, kita berikan pengarahan. Kemudian kita izinkan pulang,” tegasnya.
Menanggapi terkait belasan pemuda tersebut diduga hendak melakukan tawuran, Cahyo tidak bisa memastikan. ”Saya tidak mendapat konfirmasi itu adanya tawuran. Secara kondisinya mereka tidak wajar malam-malam, bergerombol ada laki-laki ada perempuan. Kalau mirasnya tidak kita dapati, tapi hasil informasi usai mengonsumsi miras,” jelasnya. Cahyo akan memperketat pengawasan di wilayah hukumnya untuk menghindari tindak kejahatan, seperti tawuran, penganiayaan dan pembegalan. (mha/zal/ce1)