Anak Panti Ceritakan Kehidupan di Asrama

579
NGABUBURIT: Seorang peserta Ngabuburit Bareng Persipda sedang unjuk kebolehan menyanyi di teras Dinas Persipda Salatiga, Jumat (9/6).
NGABUBURIT: Seorang peserta Ngabuburit Bareng Persipda sedang unjuk kebolehan menyanyi di teras Dinas Persipda Salatiga, Jumat (9/6).

SALATIGA – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Persipda) Kota Salatiga menggelar acara dengan tema Ngabuburit Bareng Persipda. Kegiatan dilaksanakan selama 3 hari, yani 7-8 Juni 2017 di Selasar Baca Kartini dan 9 Juni di teras Dinas Persipda.

Kepala Dinas Persipda Salatiga Agur Parmadi menyatakan akan terus menggelar kegiatan tersebut sebagai hiburan para pengunjung perpustakaan. “Ini adalah kegiatan rutin tahunan setiap bulan Ramadan. Kami menggandeng Anggun Musik dalam kegiatan ini. Tidak hanya itu kami juga memberikan kesempatan kepada sanggar seni untuk turut dalam kegiatan,” tutur Agus.

Koordinator acara Tyas Ardivirani menjelaskan, Ngabuburit bareng Persipda juga mengundang anak-anak dari Panti Aisyiyah Salatiga. “Selama tiga hari ini kami mengundang anak-anak panti asuhan untuk turut buka bersama. Anak panti juga diberikan kesempatan untuk bernyanyi, dan bercerita kehidupan meraka di asrama. Tujuannya memberikan motivasi kepada anak-anak pengunjung untuk terus belajar dan bersyukur,” jelasnya.

Sementara terpisah, DPD PKS Kota Salatiga membagikan sekitar 400 paket takjil gratis kepada pengguna jalan yang melintas di Jalan Pattimura Salatiga, Jumat (9/6) sore. Paket takjil yang dibagikan berupa kolak, es buah, es jus, dan kurma. Semua paket takjil merupakan sumbangan dari kader dan simpatisan PKS Kota Salatiga.

Wakil Ketua DPD PKS Kota Salatiga Nono Rohana yang juga ikut turun langsung membagikan takjil kepada pengguna jalan mengatakan, kegiatan seperti ini merupakan agenda rutin bagi PKS. “Bulan Ramadan merupakan bulan untuk memperbanyak sedekah. Dengan memberikan makanan atau minuman kepada orang yang berpuasa maka kita akan mendapatkan pahala seperti orang yang menunaikan puasa tersebut,” jelas Rohana.

Sementara, SMK 1 Salatiga menggelar kegiatan pesantren kilat Ramadan pada 5-9 Juni 2017. Dalam kegiatan itu juga diadakan pengumpulan zakat fitrah seluruh siswa dan karyawan SMKN 1. Dari siswa terkumpul zakat sebesar Rp 12.420.000, dari guru dan karyawan sebesar Rp 2.130.000 dan beras terkumpul total seberat 417,5 kg. Pembina SKI SMKN 1  Untoro menjelaskan, seluruh zakat yang terkumpul kemudian didistribusikan kepada fakir miskin, yayasan sosial serta panti asuhan di wilayah kota Salatiga dan sekitarnya. (sas/ton)