SEMARANG – Komunitas Asa Edu, yang bergerak di bidang pendidikan anak-anak pesisir, menggelar berbagai acara menarik di bulan Ramadan ini di kawasan Tambak Lorok, Semarang, beberapa waktu lalu. Sejak 2014 komunitas ini memang aktif berkegiatan di kawasan tersebut.

Tambak Lorok adalah sebuah perkampungan nelayan yang padat penduduk. Ke depan perkampungan nelayan ini akan dijadikan sebagai Kampung Wisata Bahari, oleh karena itu komunitas Asa Edu mengambil peran dalam pembentukan mental dan karakter masyarakat setempat terutama kepada anak-anak usia dini.

Ketua Pelaksana Erwin Dwinano mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya agar anak-anak bersemangat belajar di komunitas Asa Edu. Acara yang di gelar di antaranya beberapa lomba seperti lomba adzan, menggambar, membuat kaligrafi dan da’i cilik, yang mana pesertanya adalah anak-anak Tambak Lorok yang terdiri dari 5 RW.

Dalam kegiatan ini komunitas menggalakkan Gerakan 1.000 Sajadah untuk Anak Pesisir, dengan menggandeng PT. Sumber Petrindo Perkasa sebuah perusahaan gas yang berada di dekat Tambak Lorok, Kota Semarang.

Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi turut hadir dan memberikan apresiasi atas gerakan tersebut.  “Kegiatan ini sangat bagus dan sangat bermanfaat,” kata Supriyadi. Masyarakat memang terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut. “Ini merupakan momen yang pas dalam bulan Ramadan dan ditunggu oleh masyarakat sekitar Tambak Lorok,” imbuhnya. (*/smu)