Tanamkan Nilai Positif Pada Fase Emas

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SEMARANG- Pentingnya menanamkan nilai-nilai positif bagi anak-anak disampaikan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat mengunjungi siswa-siswi kelompok bermain Kasih Ibu yang berlokasi di samping Pasar Bunga Randusari, Semarang Tengah, Jumat (9/6) pagi.

Pagi itu, wali kota memberikan semangat dan menyempatkan diri bernyanyi bersama anak-anak KB, serta menyerahkan plakat kelulusan bagi anak-anak.  Menurutnya, anak-anak usia TK, PAUD, kelompok belajar (KB) berada pada fase emas, di mana berbagai memori tersimpan dan akan terbawa hingga dewasa. Untuk itulah berbagai pengenalan nilai-nilai positif perlu dilakukan sehingga saat dewasa kelak, nilai-nilai tersebut dapat tercermin dalam tindakan dan sikap mereka.

“Saya berpesan kepada ibu-ibu guru dan para orang tua agar mengenalkan berbagai nilai positif pada anak-anak. Kenalkan kekayaan dan nilai positif yang dimiliki bangsa Indonesia seperti tenggang rasa, saling menghargai, menghormati, gotong royong, penuh kasih sayang terhadap sesama dan lainnya,” ungkap wali kota.

Dengan pengenalan berbagai warisan budaya leluhur bangsa yang luar biasa ini, lanjutnya, saat dewasa kelak akan berbagi hal yang positif juga bagi sesamanya. “Jika demikian, setiap hal yang merongrong bangsa ini akan dengan mudah terselesaikan,” ujar wali kota yang akrab disapa Hendi ini.

KB Kasih Ibu memiliki anak didik sebanyak 33 orang dengan range usia mulai 2 hingga 4 tahun. Kelompok bermain ini gratis bagi masyarakat dan pengajarnya pun tidak menerima pembayaran. Wali kota akan adanya bantuan bagi sekolah tersebut.

Ditanya terkait maraknya penggunaan gadget bagi anak, wali kota berpesan untuk meningkatkan kontrol terhadap penggunaan gadget bagi anak-anak. Kemajuan teknologi tentu tak bisa dihindari. Namun, yang terpenting adalah bagaimana peran orang tua, keluarga dan guru pendamping untuk mengontrol penggunaan gadget. “Arahkan teknologi untuk hal yang positif dan bermanfaat bagi diri dan lingkungan,” ungkap wali kota. (zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -