Jangan Bawa Barang Berlebihan

821
CEK KELENGKAPAN : Mekanik memeriksa lampu sein kendaraan klien di bengkel. Kelengkapan kendaraan harus dipastikan lengkap dan berfungsi sebelum digunakan untuk perjalanan jarak jauh seperti mudik. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG )
CEK KELENGKAPAN : Mekanik memeriksa lampu sein kendaraan klien di bengkel. Kelengkapan kendaraan harus dipastikan lengkap dan berfungsi sebelum digunakan untuk perjalanan jarak jauh seperti mudik. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG )

Mudik menggunakan sepeda motor menjadi pilihan masyarakat karena dinilai lebih murah dan aman dari macet. Namun sebelum mudik, lebih amannya mempersiapkan fisik hingga kelengkapan berkendara demi kenyamanan dalam perjalanan ke kampung halaman.

SAFETY Riding Supervisor Astra Motor Jateng, Oke Desiyanto mengatakan sebelum berangkat mudik ke kampung halaman, para pengendara motor minimal harus melakukan planning terkait perjalanan mudik yang akan dilakukan. Meliputi titik pemberhentian, kondisi fisik, hingga kelengkapan berkendara. “Kondisi fisik tentu harus prima. Apalagi saat kita melakukan perjalanan jauh menggunakan sepeda motor. Mininal setiap dua jam kita harus istirahat agar pikiran dan otot tidak tegang,” katanya.

Selain itu, fisik yang prima serta kondisi mental, finansial pun harus dipersiapkan sebelum mudik. Apalagi arus lalu lintas saat mudik cenderung lebih padat dibandingkan hari biasa, dimana pengendara harus berbagi jalan dan melewati kontur jalan yang belum tentu setiap hari dilewati. “Jarak aman antara kendaraan lainnya minimal dua detik, jadi kita bisa mengambil ancang-ancang ketika di depan ada halangan,” ujarnya.

Kelengkapan dalam berkendara pun menjadi hal yang wajib ketika mudik, entah itu sendiri atau berboncengan. Usahakan menggunakan helm full face dengan dua kaca atau double visor, karena keamanan dan fungsinya ketika berjalan jauh. Penggunaan jaket yang tahan angin, sepatu yang menutup mata kaki, memakai celana panjang pun sangat disarankan saat melakukan perjalanan jauh. “Jika perlu menggunakan dekker, membuat rencana perjalanan atau titik pemberhentian, perkakas motor seperti kunci dan busi, serta obat-obatan. Selain itu harus selalu memberikan kabar kepada sanak keluarga agar tahu dimana posisi kita jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tuturnya.

Ketika mudik pun disarankan membawa travel bag atau tas ransel, apalagi dalam aturan lalu lintas serta untuk menjaga keamanan berkendara, kita tidak diperbolehkan membawa barang melebihi panjang kendraan dan lebar stang atau kemudi. (den/ric)