25.3 C
Semarang
Jumat, 13 Desember 2019

Rem Blong, Truk Trailer Gilas Dua Pengendara

Dua Tewas, Dua Luka-Luka

Must Read

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

UNGARAN–Kecelakaan lalulintas yang merenggut nyawa kembali terjadi di Jalan Semarang–Solo, tepatnya di Simpang Tiga menuju pintu tol Bawen. Kecelakaan yang melibatkan satu truk trailer dan dua pengendara kendaraan bermotor tersebut terjadi pada Rabu (7/6) pukul 20.30.

Dari data yang dikumpulkan, truk trailer pengangkat kayu bernopol E 9152 D tersebut dikemudikan oleh Tata Karmita, 57. Saat itu, Tata melaju dari arah Ungaran menuju Tuntang. Setibanya di simpang tiga Bawen, truk mulai tidak bisa dikendalikan.

“Remnya diduga blong, ditambah kondisi jalan yang menurun dan menabrak sepeda motor di depannya,” ujar Kanit Laka Satlantas Polres Semarang, Ipda Supeno, Kamis (8/6) kemarin.

Saat truk nggelondor, kondisi lampu lalulintas merah menyala. Sehingga banyak kendaraan roda dua yang berhenti. Dua kendaraan yang ditabrak yaitu Yamaha Jupiter bernopol H 4685 RB yang ditumpangi sepasang suami istri yakni Bayu Rahwono, 42, dan Anik Suminarsih, 37, warga Dusun Suko RT 05/7 Sidorejo, Sidomukti, Kota Salatiga.

Selain itu, menabrak sepeda motor Suzuki Satria bernopol H 5871 U yang dikendarai Valentino Deni Arfanto, 28, warga Perum Yudistira Indah, Sidomukti, Salatiga yang berboncengan dengan Doni Trio Susilo, 23, warga Pringapus, Kabupaten Semarang.

Karena benturan yang keras, dua orang dinyatakan meninggal seketika. Mereka yaitu Valentino Deni Arfanto dan Anik Suminarsih. “Sedangkan ua korban luka dibawa ke RSUD Ambarawa yakni atas nama Bayu Rahwono dan Doni Trio Susilo,” katanya.

Dijelaskan Supeno, saat ini, pihaknya masih melakukan penahanan kepada pengemudi truk tersebut untuk dimintai keterangan di Polsek Ambarawa. Saat ditemui di Polsek Ambarawa, pengendara truk maut, Tata menjelaskan jika ia membawa muatan dari Sukabumi Jawa Barat dan hendak menuju Salatiga.

Ia berangkat dari Sukabumi sejak Selasa malam (6/6) kemarin. Saat mengemudikan pun, sebelum terjadinya kecelakaan, ia menegaskan tidak dalam kondisi mengantuk. “Saya sudah sempat istirahat selama satu jam saat perjalanan dan tidak mengantuk,” katanya.

Saat kecelakaan di Jalan Semarang-Solo, tepatnya di Simpang Tiga Bawen atau jalan menuju pintu masuk tol, dia menuturkan sudah melihat lampu rambu berwarna merah. “Saya lihat lampu warna merah, tetapi tidak bisa mengerem dan akhirnya menabrak. Saya mau banting setir takutnya truk terguling dan kayu terbang mengenai kendaraan lainnya,” tuturnya.

Melihat truknya menabrak korban, ia tetap berusaha melakukan pengereman. “Saya berusaha menghentikan truk dan akhirnya saya mematikan paksa mesin dengan cara mencabut kunci kontak,” tutur pria asal Tasikmalaya ini. (ewb/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Rombak Kurikulum

Reformasi besar-besaran. Di bidang kurikulum pendidikan. Itulah instruksi Presiden Joko Widodo. Kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Kemarin. Kata 'reformasi' saja sudah sangat ekstrem. Apalagi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -