ANUGERAH: Erni Subekti menggendong Gibran Ramadhan Al Ghazali di rumahnya, kemarin. (AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU)
ANUGERAH: Erni Subekti menggendong Gibran Ramadhan Al Ghazali di rumahnya, kemarin. (AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU)

Pasangan suami istri Hudha Sungsang Purwita, 35, dan Erni Subekti, 29, warga Dusun Kuncen, Desa Bandran, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung, tengah berbahagia. Anak mereka lahir dengan “keistimewaan” di telinganya. Ya, bayi yang diberi nama Gibran Ramadhan Al Ghazali, pola daun telinganya menyerupai lafadz Allah.

BAYI Gibran lahir pada Rabu, 31 Mei 2017, pukul 00.30. Bayi itu merupakan anak keempat Hudha dan Erni. Menariknya, bayi Gibran memiliki keunikan yang jarang ditemukan pada bayi pada umumnya. Yakni, pada daun telinga sebelah kanan si bayi, terdapat pola tertentu yang menyerupai bentuk lafadz Allah. Uniknya, hal itu tidak dijumpai pada daun telinga di sebelah kiri bayi.

“Yang kiri normal, tapi daun telinga sebelah kanan anak saya terdapat bentuk seperti lafadz Allah. “Mungkin ini salah satu berkah Ramadan yang kami terima dan harus disyukuri,” kata Hudha, Kamis (8/6) kemarin.

ANUGERAH: Erni Subekti menggendong Gibran Ramadhan Al Ghazali di rumahnya, kemarin. (AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU)

Pria kelahiran 9 Juni 1982 ini menambahkan, saat baru lahir, tidak seorang pun—termasuk ia dan istri—menyadari adanya keunikan pada pola pada daun telinga Gibran. Namun, beberapa hari lalu, sang istri tiba-tiba dikejutkan dengan bentuk menyerupai lafadz Allah saat mengamati anaknya yang tengah tertidur lelap.

“Kebetulan saya bekerja di Yogyakarta. Begitu menyadari ada tulisan lafadz Allah, istri saya lantas memberi tahu dan mengirimkan gambar telinga anak saya. Saya amat-amati ada benarnya juga.”

Kini, si bayi Gibran tengah menjadi buah bibir di lingkungan keluarga maupun para tetangga yang berdatangan untuk melihat langsung telinga bayi. “Semoga ini merupakan pertanda baik bagi anak kami khususnya dan kami sekeluarga pada umumnya. Saya menganggap itu merupakan pertanda kebesaran kuasa Allah SWT yang bisa datang kepada siapa saja dan kapan saja, termasuk pada Ramadan tahun ini,” timpal Erni, sang ibu. (ahsan/isk)