DEMI PEMUDIK: Petugas mengelas bagian kolong kereta api (KA) di Depo Poncol Semarang, kemarin. Perbaikan KA dilakukan menjelang masa mudik. (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)
DEMI PEMUDIK: Petugas mengelas bagian kolong kereta api (KA) di Depo Poncol Semarang, kemarin. Perbaikan KA dilakukan menjelang masa mudik. (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – PT KAI Daop 4 Semarang terus melakukan perbaikan sarana dan prasarana kereta api (KA). Salah satunya adalah gerbong atau rangkaian kereta dan lokomotif demi kenyamanan arus mudik Lebaran 2017 ini. Di Depo Poncol, Semarang misalnya,  puluhan pekerja sedang sibuk memperbaiki dan merawat beberapa gerbong serta lokomotif yang terpakir di bengkel khusus KA.

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Edi Koeswoyo mengatakan di Depo Poncol, memang menjadi tempat diparkirnya beberapa lokomotif dan gerbong milik Daop 4 yang membutuhkan perawatan atau perbaikan. ”Di tempat ini semua jenis KA mendapatkan perawatan. Mulai dari KA ekonomi hingga eksekutif,” katanya saat meninjau Depo Poncol, Kamis (8/6) siang.

Ia menuturkan jika perawatan dilakukan dari bagian interior, eksterior, hingga bagian mesin. Untuk arus mudik tahun ini, Daop 4 Semarang menyediakan rangkaian KA eksekutif, ekonomi, gerbong makan hingga gerbong bagasi dengan jumlah 120 unit. Sementara untuk lokomotif, sedikitnya ada 18 lokomotif yang dipersiapkan. ”Ada 18 lokomotif yang dipersiapkan, di antaranya 10 unit lokomotif tipe 201, dua unit loko 203, dan enam unit loko 206,” jelasnya.

Menurutnya, jelang arus mudik ini pihak Daop 4 Semarang, lebih intensif dan meningkatkan intensitas dalam melakukan perawatan loko dan gerbong. Tujuannya untuk memberikan rasa nyaman, aman, dan menjaga moda transportasi masal tersebut siap untuk mengangkut penumpang. ”Pengerjaannya juga dikebut dan dipercepat dari bagian lokomotif maupun gerbong,” tuturnya.

Selain secara berkala melakukan pengecekan, demi menjaga kelancaran arus mudik, Daop 4 menyediakan empat loko. Dua di antaranya adalah loko langsir yang ditempatkan masing-masing di Stasiun Tawang dan Stasiun Poncol. Sementara dua loko lainnya adalah loko cadangan yang ditempatkan di Stasiun Cepu dan Stasiun Tegal.

Terkait arus mudik, diprediksi puncak arus mudik dan arus balik pada H-2 dan H+5. Semarang sendiri menjadi jujugan mudik, sehingga hingga  H+4 Lebaran tiket untuk arus mudik dilaporkan telah habis terjual. ”Sampai H+4 besok, tiket arus balik sudah terjual habis. Namun pada dasarnya kami siap menyambut pemudik yang akan datang ke Semarang,” katanya. (den/ric/ce1)