H-10 Jalan Alternatif Harus Sudah Mulus

Bupati Asip Rakor di DPU Taru

1329
BERI ARAHAN : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat memberikan arahan kepada PNS DPU Taru agar meningkatkan pelayanan dalam pebaikan jalan rusak. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERI ARAHAN : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat memberikan arahan kepada PNS DPU Taru agar meningkatkan pelayanan dalam pebaikan jalan rusak. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU Taru) Kabupaten Pekalongan diperintahkan untuk memperbaiki seluruh kerusakan jalan di Kabupaten Pekalongan. Khususnya kerusakan jalan jalur alternatif yang akan dilalui oleh para pemudik, agar pemudik merasa nyaman ketika masuk ke wilayah Kabupaten Pekalongan.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat melakukan rapat koordinasi di kantor DPU Taru Kabupaten Pekalongan, Kamis (8/6) kemarin. Setelah selama seminggu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa jalan rusak di wilayah Kabupaten Pekalongan, meliputi Jalan Raya Kesesi hingga Sragi, Bojong hingga Sragi, dan Bojong arah Wiradesa.

“Seluruh jajaran DPU Taru harus melakukan tugas pokok dan fungsi, yakni berupa perawatan infrastruktur, utamanya jalan-jalan di Kabupaten Pekalongan yang harus segera diselesaikan dalam waktu dekat,” tandas Bupati Asip.

Menurutnya, DPU Taru harus dapat memperbaiki semua jalan rusak sebelum H-10 hari raya Idul Fitri 2017. Karena kerusakan jalan menyangkut nama baik Pemkab Pekalongan dan bisa memberikan citra buruk. “H-10, semua jalan rusak di Kabupaten Pekalongan, khususnya jalur alternatif harus sudah dalam kondisi bagus dan mulus,” perintah Bupati Asip.

Bupati juga mengatakan bahwa dirinya akan terus memantau secara langsung, ruas-ruas jalan yang sedang dalam perbaikan. Sehingga pihaknya bisa melakukan evaluasi setiap hari dan mengetahui semua kondisi jalan yang telah diperbaiki demi kenyamanan para pemudik.

“Saat ini para PNS DPU Taru harus bekerja ekstra keras dan bisa menunjukkan kinerja terbaiknya, dengan melakukan perawatan dan perbaikan semua jalan rusak. Sehingga masyarakat dapat memberikan apresiasi terhadap kinerja DPU Taru,” kata Bupati Asip.

Bupati Asip juga menegaskan bahwa para PNS yang berada di ujung tugasnya, yakni membangun dan memperbaiki serta melihara jalan, untuk terus meningkatkan disiplin dan menjadi PNS yang sesuai dengan harapan masyarakat yaitu melayani dengan cepat dan tepat.

“Selama ini pandangan masyarakat bahwa pelayanan birokrasi sangat slowly. Oleh karena itu, PNS wajib mengubah stigma masyarakat tersebut dengan kerja cepat, kerja keras, kerja cerdas, dan kerja trengginas. Karena tuntutan masyarakat terhadap pelayanan sudah sangat tinggi. Dan kita adalah individu yang kehidupannya, menggunakan instrumen keuangan negara. Sehingga dituntut menjadi khodimul umat yang baik,” tegas Bupati Asip. (thd/ida)