33 C
Semarang
Jumat, 29 Mei 2020

Wali Kota Hendi Bawa Semarang Raih WTP

Sukses Bersihkan Birokrasi

Another

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

SEMARANG – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akhirnya memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Semarang Tahun Anggaran 2016. Perolehan ini menambah banyaknya daftar pencapaian Pemerintah Kota Semarang di awal kepemimpinan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, yang menjabat sejak 17 Februari 2016.

Pemberian opini WTP tersebut menjadi istimewa bagi Kota Semarang, karena ini adalah kali pertama Kota Semarang mendapatkannya dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Untuk diketahui, Pemerintah Kota Semarang dalam laporan keuangan periode sebelumnya selalu mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Opini WTP ini didapatkan Pemkot Semarang setelah mampu menunjukkan pelaporan keuangan yang lebih baik dari sebelumnya. Kerja keras Hendrar Prihadi dalam membersihkan birokrasi adalah menjadi faktor kunci. Hal ini mengingat opini WTP diberikan BPK kepada Pemkot Semarang setelah melakukan penilaian terhadap Sistem Pengendalian Intern (SPI) dan kepatuhan terhadap perundang-undangan.

Wali kota yang akab disapa Hendi ini mengatakan, opini WTP menjadi penting bagi Pemkot Semarang sebagai tolok ukur. ”Selama ini sebenarnya kami bukan sedang diawasi atau diperiksa, melainkan sedang dituntun oleh BPK untuk mengerjakan yang benar, sehingga tercipta pemerintahan yang bersih,” tutur wali kota.

”Sehingga dengan diberikannya opini WTP ini, tentu saja saya berterima kasih sekali kepada BPK atas segala upayanya bersama Pemerintah Kota Semarang,” imbuh wali kota yang juga membawa Kota Semarang menduduki peringkat ke-3 daerah paling bersih dari korupsi di Indonesia versi Transparency International Indonesia ini.

Laporan Pemeriksaan Tahun Anggaran 2016 itu sendiri diserahkan secara langsung oleh Auditor Utama V Keuangan Negara DR Bambang Pamungkas, dan diterima oleh wali kota di kantor  BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah di Jalan Perintis Kemerdekaan, Semarang, Rabu (7/6).

Bambang Pamungkas dalam sambutan mengapresiasi terhadap pemerintah daerah yang telah dapat mempertanggungjawabkan pelaksanaan APBD secara lebih transparan, akuntabel, dan juga memberi manfaat lebih bagi para pemangku kepentingan, para pengguna maupun pemeriksa laporan keuangan pemerintah. Namun demikian masih terdapat beberapa hal yang harus dilakukan perbaikan. ”Adapun permasalahan yang perlu mendapat perhatian di antaranya permasalahan aset tetap, permasalahan belanja, dan permasalahan pendapatan,” tutupnya. (ptr-pem/zal/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

More Articles Like This

Must Read

Pemkab Dorong Pemanfaatan IT

WONOSOBO - Pemanfaatan media informasi berbasis teknologi informasi oleh OPD tengah digalakkan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten (Diskotik) Wonosobo. Masing-masing OPD, diminta untuk memiliki...

66 Desa Alami Krisis Air Bersih

KEBUMEN—Sebanyak 66 desa di 13 kecamatan di Kebumen mengalami kekeringan. Warga kesulitan mencari air bersih. Seperti dirasakan oleh ratusan warga Desa Karangpoh. Ketua Badan...

Berpolitik Harus Kedepankan Etika

DEMAK - Dalam berpolitik harus mengedepankan etika (politik). Ini penting dalam mewujudkan proses politik yang santun dan bermartabat. Hal ini mengemuka dalam sosialisasi pengawasan...

1.000 Mahasiswa Siap Berlayar

MAGELANG – Sebanyak 1.000 mahasiswa dari Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB) seluruh Indonesia siap mengikuti Pelayaran Kebangsaan Bela Negara Mahasiswa Indonesia dan Simposium Internasional...

Edukasi Pelajar untuk Menabung Sejak Dini

Bank Bapas 69 Magelang semakin gencar memberikan edukasi menabung bagi masyarakat pada usia dini melalui program Simpanan Pelajar (Simpel). Hasilnya luar biasa. Dari produk...

Tambah Stok Jelang Ramadan

SEMARANG - Menjelang bulan ramadan dan lebaran, kebutuhan elektronik akan mengalami peningkatan signifikan. Guna mengantisipasi lonjakan permintaan tersebut Global Elektronik menambah stok hingga 20...