Satlantas Klotekan, Bangunkan Warga Sahur

425
SAHUR UNIK : Tim Satlantas Polres Kendal melakukan patroli yang dikombinasikan dengan koltekan sahur, menyedot perhatian warga, Rabu dinihari (7/6) kemarin.​ (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SAHUR UNIK : Tim Satlantas Polres Kendal melakukan patroli yang dikombinasikan dengan koltekan sahur, menyedot perhatian warga, Rabu dinihari (7/6) kemarin.​ (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL—Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kendal punya gaya berpatroli unik. Khusus selama Ramadan, patroli dikemas dengan iringan alat drum band bersama santri dari Ponpes Sunan Kaligogo. Tujuannya untuk membangunkan umat Islam agar melaksanakan sahur.

Grebek sahur ini menggunakan mobil patroli Satlantas Polres Kendal mengelilingi kampung-kampung. Selain itu, bersama para santri yang membunyikan alat drum band berkeliling membangunkan warga muslim untuk bersantap sahur.

Kolaborasi patroli ini ternyata cukup ampuh. Terbukti, banyak warga yang penasaran, terbangun dan keluar untuk melihat grebek sahur Satlantas Polres Kendal. Patroli yang kental dengan bunyi sirine, sama sekali tidak tampak. Yang terdengar hanya alunan musik yang dibawakan para santri.

Kasatlantas Polres Kendal, AKP Edy Sutrisna, mengatakan bahwa klotekan sahur tersebut merupakan agenda rutin setiap Ramadan. Kegiatan tersebut akan terus digelar hingga menjelang Hari Raya Fitri 1438.

“Selain untuk menggugah orang bangun, klotekan sahur sekaligus untuk menjaga keamanan lingkungan. Patroli ini dikemas dengan grebek sahur agar menarik warga untuk bangun sahur,” tuturnya, kemarin (7/6).

Grebek Sahur dilaksanakan setiap hari, tapi lokasinya berpindah-pindah. “Selain Grebek Sahur, kami juga membagikan nasi bungkus kepada warga yang kami temui. Terutama pada para tukang becak, tukang ojek dan orang-orang di jalan,’’ tuturnya.

Salah seorang warga, Purwanto warga sekitar, mengaku mengapresiasi kegiatan klotekan sahur yang dilakukan polisi tersebut. Menurutnya, suara yang ditimbulkan, bisa membuat warga terbangun dan melaksanakan santap sahur.

“Saya langsung bangun karena penasaran. Sebab biasanya klotekan sahur dilakukan asal-asalan. Tapi ini dikemas dengan irama musik yang bagus dan teratur. Jadi warga bangun untuk sahur itu senang,’’ tuturnya.

Hal senada disampaikan warga lain, Miftahul Amin. Menurutnya, Grebek Sahur sangat positif karena mengajak orang bangun dari tidur dan melaksanakan ibadah santap sahur. “Apalagi dibarengi dengan patroli, jadi warga merasa aman dan nyaman. Sangat bagus dan musiknya teratur. Kalau bisa, tidak hanya Polres Kendal, tapi polsek-polsek ikut melaksanakannya,” tambahnya. (bud/ida)