TERIMA PENGHARGAAN : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, didampingi Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hj Hindun saat foto bersama usai penerimaan penghargaan LHP Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI, di Kantor Perwakilan BPK RI Jateng di Semarang, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TERIMA PENGHARGAAN : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, didampingi Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hj Hindun saat foto bersama usai penerimaan penghargaan LHP Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI, di Kantor Perwakilan BPK RI Jateng di Semarang, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan kembali berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia. Predikat WTP atas Laporan Hasil Pemeriksaan BPK Tahun Anggaran 2016 ini, diserahkan langsung oleh Auditor Utama Keuangan Negara V BPK RI, Dr Bambang Pamungkas MBA CA Ak kepada Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, di Kantor Perwakilan BPK RI, Jawa Tengah di Semarang, Rabu (7/6) kemarin.

Predikat WTP dari BPK tersebut merupakan hasil penilaian BPK yang menunjukkan bahwa Pemkab Pekalongan dalam pengelolaan keuangan telah sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan (SAP), efektivitas dalam sistem pengendalian internal yang efektif (SPI), serta kepatuhan atas perundangan-undangan.

Pemberian penghargaan ini merupakan kali kedua. Pertama pada tahun 2016 lalu, Pemkab Pekalongan menerima penghargaan serupa untuk tahun anggaran 2015 dengan predikat WTP.

Bupati Pekalongan, H Asip Kholbihi mengungkapkan bahwa penghargaan yang diterima oleh Pemkab Pekalongan atas opini WTP tersebut, tak lepas dari komitmen bersama semua stake holder Pemkab Pekalongan. “Artinya, penghargaan WTP adalah hasil kerja keras semua pihak, komitmen yang kuat untuk membangun Kabupaten Pekalongan yang lebih baik lagi, serta adanya pengelolaan keuangan yang profesioal, akuntabel, transparan dan berkeadilan,” tuturnya.

Bupati Asip Kholbihi juga mengatakan bahwa capaian opini WTP tersebut, selain karena bimbingan dari BPK Perwakilan Jawa Tengah, juga atas hubungan yang sinergis antara legislatif dan esekutif dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya. “Kepada seluruh aparatur yang terlibat langsung atau tidak, saya mengucapkan apresiasi dan terima kasih. Mari hasil opini BPK ini dijadikan motivator untuk bekerja lebih baik lagi dalam membangun Kabupaten Pekalongan yang lebih baik juga,” kata Bupati Asip.

Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hj Hindun juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong Pemkab Pekalongan agar tahun berikutnya juga mampu mempertahankan opini WTP tersebut. “Kami dari DPRD Kabupaten Pekalongan akan terus mendorong Pemkab Pekalongan lebih baik, untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pekalongan,” tegasnya. (thd/adv/ida)