Jaga NKRI, Ibu Shinta Serukan Persaudaraan dan Perdamaian

391
SAHUR BERSAMA : Ibu Shinta Nuriyah Wahid didampingi Ketua PC GP Ansor Demak Dr Abdurrahman Kasdi dan Camat Karangawen HM Syahri dalam acara sahur bersama masyarakat kemarin malam. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SAHUR BERSAMA : Ibu Shinta Nuriyah Wahid didampingi Ketua PC GP Ansor Demak Dr Abdurrahman Kasdi dan Camat Karangawen HM Syahri dalam acara sahur bersama masyarakat kemarin malam. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Istri Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Ny Shinta Nuriyah kemarin malam berkunjung ke Masjid Nurul Huda, Dukuh Rimbu Lor RT 1 RW 5 Desa Rejosari Kecamatan Karangawen. Kedatangan Shinta di bumi Kota Wali Demak yang disambut jajaran pengurus PC GP Ansor dan Banser, tersebut untuk menggelar sahur bersama penduduk setempat.

Kegiatan yang mengusung tema “Dengan Berpuasa Kita Genggam Erat Nilai Demokrasi dan Kebhinekaan” ini dihadiri Kapolres Demak AKBP Sonny Irawan, Ketua PC GP Ansor Dr Abdurrahman Kasdi, Komandan Banser Mustain, Camat Karangawen HM Syahri, Danramil 13/Karangawen Kapten Inf Edy Suwarso dan pejabat lainnya.

Kapolres Demak AKBP Sony Irawan dalam sambutannya menyampaikan, bahwa selama 5 bulan berada di Demak, untuk situasi kamtibmas pada umumnya aman dan kondusif. “Dan dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menangkal paham radikalisme dan berita hoax yang akhir-akhir ini berkembang melalui media sosial. Jaga dan awasi anak-anak kita agar terhindar dari paham radikalisme, isi kegiatan yang positif, diantaranya melalui olahraga dan juga bekal ilmu agama,” terangnya.

Ibu Sinta Nuriyah Wahid dalam tausiyahnya mengatakan, bahwa semua harus memahami. Yaitu, istilah orang Indonesia yang beragama Islam, dan bukan orang Islam yang hidup di Indonesia.

“Sebetulnya kegiatan saya bukan buka bersama tapi sahur bersama. Kenapa saya memilih sahur bersama, karena tujuan berbuka puasa yaitu untuk membatalkan puasa, tapi tujuan sahur bersama adalah mengajak orang untuk berpuasa,” jelasnya.

Sinta Nuriyah juga mengajak masyarakat agar saling menghormati dan toleransi antar umat beragama. “Jika bapak/ibu berpuasa dan mengamalkan ajaran puasa, maka puasa itu diterima pahalanya. Namun tidak hanya berpuasa tetapi kita juga harus bisa merawat dan mempertahankan NKRI. Karena NKRI adalah harga mati,” ungkapnya.

Ketua GP Ansor Demak, Dr Abdurrahman Kasdi menegaskan, Ansor bersama Banser siap mengawal keutuhan NKRI sebagaimana yang diserukan Ibu Shinta tersebut. “Ansor siap mengamankan Negara ini bersama elemen lainnya termasuk TNI dan Polri. Kedatangan Ibu Shinta telah memberikan semangat baru bagi kami yang aktif di Ansor ini. Kita rajut persaudaraan dan kita semaikan nilai perdamaian,” katanya. (hib/ida)