Karena Berbagi Itu Indah

1040
Komunitas #hitsmoms Magelang
Komunitas #hitsmoms Magelang
Tidak sekadar kumpul-kumpul, ngrumpi sana, ngrumpi sini. Komunitas #hitmoms Magelang, membuktikan bahwa sekumpulan ibu-ibu di Magelang, bisa berbuat lebih. Memupuk kepedulian melalui sebuah komunitas, dengan berbagi kepada sesama.
Berbagi itu indah, begitu semboyan komunitas ibu-ibu cantik ini. Tidak hanya itu. Yang juga spesial, anggota Komunitas #hitmoms merupakan ibu-ibu berpenampilan modis yang konsen mengajak kaum perempuan untuk mandiri. Tidak tergantung pada orang lain, dengan berbagai kegiatan yang kreatif dan produktif.
Atas aktivitas sosialnya, pada Malam Anugerah Jawa Pos Radar Kedu-Radar Semarang 2017, Selasa (23/5) lalu di Artos Hotel & Convention Magelang, Komunitas #hitmoms Magelang mendapatkan apresiasi untuk kategori: Community of Creative Women
“Apresiasi ini kami berikan, karena kami menilai aktivitas Komunitas #hitmoms ini sangat positif. Menumbuhkan virus kepedulian pada sesama melalui berbagai kegiatan-kagiatan yang positif,” kata GM Jawa Pos Radar Kedu, Iskandar, di sela-sela malam penganugerahan. Yang menarik, pada malam pemberian apresiasi, anggota #hitmoms kompak datang. Bahkan, yang naik ke atas panggung untuk menerima award, tidak hanya satu orang. Tapi empat orang sekaligus.
Mereka kompak menyampaikan bahwa Komunitas #hitmoms awalnya dimaksudkan menjadi wadah untuk menjembatani unsur-unsur kesamaan minat dan pola pikir yang memungkinkan terjadinya sinergi dan arus penyampaian aspirasi dan inspirasi.
Setelah intens bertemu, terjadilah obrolan-obrolan yang intinya bahwa keberadaan #hitmoms harus bermanfaat bagi sesama. Karena itu, pada momen-momen tertentu, anggota #hitmoms ini berkumpul, membahas kegiatan pengumpulan dana untuk disumbangkan pada mereka yang membutuhkan.
“Seperti bulan lalu, ketika terjadi bencana banjir bandang di Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, kami langsung mengumpulkan donasi di antara anggota #hitmoms dan menyalurkannya kepada para korban bencana banjir bandang,” kata mereka, kompak.
Anggota komunitas ini seolah ingin membuktikan bahwa kumpul-kumpul ibu-ibu, tidak hanya melulu soal ngerumpi fashion maupun eksis habis di media sosial. Tapi, bagaimana sebuah komunitas itu bermanfaat bagi warga dan lingkungan sekitar. “Karena itu, apapun yang kami lakukan, sebisa mungkin kami aware pada lingkungan. Itu kami lakukan dengan cara kami sendiri, mendatangi mereka dan berbagi rezeki dengan mereka.” (*/isk)