Edukasi Pelajar untuk Menabung Sejak Dini

676
Bank Bapas 69 Magelang
Bank Bapas 69 Magelang
Bank Bapas 69 Magelang semakin gencar memberikan edukasi menabung bagi masyarakat pada usia dini melalui program Simpanan Pelajar (Simpel). Hasilnya luar biasa. Dari produk Simpanan Pelajar, Bapas 69 berhasil terhimpun dana hingga Rp 4,5 miliar.
Keberhasilan Bapas 69 menghimpun dana Simpel, tidak lepas dari upaya inovatif yang dilakukan pihak manajemen. Salah satunya, dengan cara jemput bola, mendatangi sekolah-sekolah, menawarkan program Simpel. Kini, semakin banyak pelajar di Kabupaten Magelang yang menabung di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) milik Pemkab Magelang tersebut.
Kesuksesan program Simpel, menjadi rujukan bagi bank-bank lain. Banyak BPR belajar strategi pemasaran di Kabupaten Magelang. Sebagai wujud apresiasi, Bapas 69 mengikutsertakan nasabah simpel ke dalam pengundian hadiah utama.
Atas terobosan dan berbagai programnya, pada Malam Anugerah Jawa Pos Radar Kedu-Radar Semarang 2017, Selasa (23/5) lalu di Artos Hotel & Convention Magelang, Bapas 69 mendapatkan apresiasi untuk kategori: Early Saving Education Pioneers for Young Leaners.
“Apresiasi ini kami berikan, karena kami menilai PD BPR Bank Bapas Magelang mampu mencatat prestasi menggembirakan dengan produk tabungan Simpanan Pelajar yang diluncurkan setahun lalu,” kata GM Jawa Pos Radar Kedu, Iskandar, di sela-sela malam penganugerahan.
Direktur PD BPR Bank Bapas 69, Fran Suharmaji, menyampaikan, sudah ribuan pelajar di Kabupaten Magelang yang mengikuti program tabungan Simpel. Menurut Fran, Simpel merupakan produk tabungan yang didesain sebagai simpanan, dengan persyaratan cukup mudah dan sederhana. Hal ini sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan pelajar. “Sejak diluncurkan oleh Bupati Magelang pada Maret 2016 sebagai sarana edukasi dan inklusi keuangan bagi pelajar, Tabungan Simpel mengalami perkembangan cukup signifikan.”
Fran menyebut, pada 31 Maret 2016 tercatat 495 nasabah dengan nomnal tabungan Rp 134,4 juta, kemudian pada 30 April 2016 menjadi 1.114 pelajar (Rp297,9 juta), 31 Mei 2016 sebanyak 1.430 nasabah (Rp 493 juta). Pada 30 Juni 1.729 nasabah (Rp 686,5 juta), 31 Juli 2016 menjadi 2.343 nasabah (Rp1,7 miliar) dan hingga periode 31 Agustus 2016 telah memiliki nasabah sejumlah 3.577 pelajar dengan nominal Rp1,76 miliar. Catatan terakhir, produk Simpel tembus ke nominal Rp 4,5 miliar.
“Produk tabungan Simpel cukup menarik bagi pelajar karena persyaratan yang mudah dan sederhana, namun tetap dengan fitur yang menarik, karena haknya sama seperti peserta tabungan utama berhadiah. Sehingga peserta tabungan Simpel juga berhak untuk diikutkan dalam undian berhadiah.”
Dikatakan, pemerintah melalui OJK berharap program Simpel bisa mengubah cara pikir pelajar. Yakni, menabung bukan lagi sebagai kewajiban, melainkan gaya hidup dalam rangka menyiapkan masa depan.
Apresiasi atas keberhasilan program Simpanan Pelajar datang dari Bupati Zaenal Arifin. Bupati mengapresiasi perkembangan Bank Bapas 69. Dia berharap, Bank Bapas terus berinovasi dengan tujuan membantu peningkatan perekonomian masyarakat Kabupaten Magelang. “Banyak masyarakat pedagang kecil pedagang di pasar yang perlu juga disentuh program program dari Bank Bapas.” (vie/isk)