Cepat Merespons Pengaduan Pelanggan

1275
PDAM Tirta Moedal Semarang
PDAM Tirta Moedal Semarang
PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, serius meningkatkan performa pelayanan kepada pelanggan, dengan memberikan respons cepat terhadap keluhan/komplain pelanggan melalui kanal-kanal komunikasi, baik yang resmi maupun tidak resmi.
Di bawah kendali Dra Etty Laksmiwati MM selaku Direktur Utama, PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, terus menunjukkan kinerja yang positif. Baik dari sisi administrasi, keuangan, jaringan, maupun pelayanan kepada pelanggan, menjadikan performa Badan Usaha Milik Daerah Pemerintah Kota Semarang ini, cukup baik.
Salah satunya, tampak pada inovasi layanan cepat pengaduan pelanggan. BUMD ini cukup responstif dan cepat menangani pengaduan pelanggan, baik yang disampaikan melalui call center, website, dan medsos resmi PDAM. Melainkan juga yang disampaikan melalui kanal-kanal medsos tidak resmi, yang berbasis komunitas.
Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Etty Laksmiwati, mengatakan, pihaknya ingin memberikan informasi kepada masyarakat secara umum dan pelanggan pada khususnya dengan menggunakan beberapa cara. Salah satunya, penggunaan media sosial.
“Sebetulnya kita sudah menggunakan kemudahan informasi, yaitu masyarakat dapat mengunjungi portal web kita. Kemudian kita juga menggunakan media sosial seperti twitter, facebook, dan call center kami. Jadi masyarakat tidak perlu mendatangi kantor untuk memberikan aduan. Nantinya data aduan itu akan dikirim ke satuan kerja untuk segera diproses dan ditindaklanjuti,” ujarnya.
Penggunaan media sosial untuk merespons cepat pengaduan pelanggan, karena PDAM menyadari cepatnya perubahan yang terjadi di tengah masyarakat, seiring tingginya tuntutan terhadap perubahan perilaku pelayanan publik. “Menyikapi ini, tentu kami harus merespons dengan bijak dan cerdas.”
Karenanya, seperti ditunjukkan oleh Etty Laksmiwati selaku Dirut PDAM Tirta Moedal, yang bersangkutan dan jajarannya selalu merespons keluhan warga Kota Atlas terkait layanan maupun pengaduan pelanggan PDAM yang disampaikan di kanal-kanal medsos komunitas.
Selain di bidang informasi, Etty juga melakukan perubahan di sektor lain. PDAM juga melakukan penggantian meter air agar air bisa terbaca akurat. Hal itu dilakukan dengan memperhatikan kualitas dan kuantitasnya, untuk mengurangi kebocoran air. “Kita dalam tiga tahun terakhir bisa mengurani kehilangan air hingga 10 persen. Dari 10 persen itu kita gunakan untuk memberikan pasokan ke pelanggan baru atau lama,” tambahnya.
Hal lain, adanya mobil Laboratorium Keliling dan Mobil Instalasi Pengolahan Air, menjadi inovasi baru yang dikembangkan jajarannya. “Mobil laboratorium itu untuk mengecek kualitas air di suatu tempat. Kalau Mobil IPA itu untuk memproses air di tempat yang membutuhkan air bersih, semua itu gratis.” (*/isk)