33 C
Semarang
Sabtu, 6 Juni 2020

Warga Plamongan Sari Serbu Sembako Murah

Another

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

SEMARANG – Warga RT 2-3 RW 7 Dukuh Kedung Blancir, Kelurahan Plamongan Sari Semarang antusias mengantre untuk mendapatkan 500 bungkus sembako murah seharga Rp 50 ribu. Sejak pukul 09.00 WIB pagi, ratusan warga yang mayoritas ibu-ibu mendatangi pasar murah di masjid Pondok Pesantren Darull Masoleh setempat yang diadakan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag), Senin (5/6) kemarin.

Masyarakat setempat dibagikan kupon senilai Rp 50 ribu, kemudian ditukarkan dengan paket sembako berisikan 2 liter minyak goreng, 2 kilogram gula pasir, 2 kilogram tepung terigu, 1 botol sirup, serta 2 kilogram beras.

”Hasil penjualan tersebut akan disumbangkan kepada Pondok Pesantren Darull Masoleh,” terang Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Peningkatan Sarana Perdagangan, Eva Yuliana.

Ia menerangkan, kegiatan pasar murah Ramadan ini dilakukan di 150 kota/kabupaten se-Jawa dan Madura. Di mana Kota Semarang menjadi lokasi pertama. Adapun pasar murah dilakukan di setiap pondok pesantren yang dipilih di setiap wilayah.

”Kegiatan di bulan suci Ramadan 2017 ini sebetulnya ajang berbagi dengan sesama. Di mana kita harus menjadi manusia yang bermanfaat. Dalam hadis kan dikatakan bahwa sebaik-baiknya manusia adalah orang yang bermanfaat untuk sesama,” ujarnya. Kegiatan yang baru kali pertama diselenggarakan oleh Kemendag ini juga dilakukan di seluruh Indonesia.

Dalam pasar murah itu, Kemendag menggandeng sejumlah pengusaha untuk program charity. Diakui, pihaknya menggandeng banyak pengusaha untuk bergabung. ”Pada intinya kami ingin memberikan sesuatu yang bermakna untuk masyarakat dan juga pesantren, dari kita untuk kita lagi. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang lebih besar untuk semua pihak,” imbuhnya.

Pengurus Pesantren Darull Masoleh, Ahmad Munawir Masruri mengatakan, 90 persen penduduk di lingkungannya merupakan masyarakat berkategori ekonomi menengah ke bawah dengan profesi antara lain seperti buruh, sopir, serta pembuat bata merah di Kali Babon. ”Sumbangannya akan kami gunakan untuk renovasi pondok. Karena sudah sejak lama pondok membutuhkan renovasi,” terangnya. (dan/zal/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga terus ingat satu nasihat dari...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen sampai presiden. T.M. BAYUAJI-K. ULUM, BAYU...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat dirilis. Menurut para sahabat, yang...

More Articles Like This

Must Read

Bidik Akreditasi Internasional

SEMARANG - Program Studi (Prodi) S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi (FE) Unissula kembali mendapatkan akreditasi A dengan SK BAN PT no 0176/ SK/ BAN-PT/ Akred/S/I/2017 pada...

Booking yang Hamil Lebih Mahal

RADARSEMARANG.COM-BANYAK pilihan wanita penjaja syahwat di dunia maya. Mulai usia pelajar, mahasiswi hingga yang tengah hamil muda. Khusus, penjaja seks yang tengah berbadan dua...

Pipi Ganjar Dicubit Pedagang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Calon Gubernur Jateng, nomor urut 1, Ganjar Pranowo dicubiti pedagang Pasar Karangayu Semarang ketika blusukan di pasar tersebut, Kamis (8/3). Pedagang...

Pondok Boro Harus Dikaji Ulang

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA-Sejumlah anggota DPRD Salatiga meminta kepada eksekutif untuk mengkaji ulang keberadaan Pondok Boro atau rumah singgah di Ngawen, Salatiga. Pasalnya, bangunan senilai ratusan...

Sakit Kambuh, Bakar Rumah

WONOSOBO—Sebuah rumah warga di Dusun Silandak, Desa Slukatan, Kecamatan Mojotengah, Rabu (3/5) malam, hangus terbakar. Dugaan sementara, kebakaran  karena ulah seorang anggota keluarga yang...

Ruwatan Sengkolo Diikuti 212 Sukerto

DEMAK-Tradisi ruwatan masal hingga kini terus dijalankan. Kemarin, sebanyak 212 sukerto diruwat di Pendopo Notobratan, Kelurahan Kadilangu, Kecamatan Demak Kota. Ritual budaya ini cukup...