TNI Dorong Petani Segera Menanam

845
BANGUN POSKO: Anggota Kodim 0707/Wonosobo sibuk membangun Posko Luas Tambah Tanam (LTT). Masyarakat diharapkan mau menyegerakan menanam setelah panen selesai. (KODIM 0707 UNTUK RADAR KEDU)
BANGUN POSKO: Anggota Kodim 0707/Wonosobo sibuk membangun Posko Luas Tambah Tanam (LTT). Masyarakat diharapkan mau menyegerakan menanam setelah panen selesai. (KODIM 0707 UNTUK RADAR KEDU)

WONOSOBO—Untuk meningkatkan produksi pangan daerah, Kodim 0707/Wonosobo mendirikan Posko Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT). Posko didirikan di Desa Sumberwulan Kecamatan Selomerto, Senin (5/6) kemarin.

Posko tersebut dijadikan tempat untuk berinteraksi antara TNI dan masyarakat. Harapannya, ke depan petani tergerak untuk segera menanam padi setelah rampung masa panen. Dengan begitu, kesejahteraan petani akan meningkat dan impor beras tidak terjadi lagi.

Komandan Kodim 0707/Wonosobo, Letkol (Czi) Dwi Hariyono mengaku telah memerintahkan para Danramil dan jajarannya untuk mendekati petani. Tujuannya, agar target percepatan tanam padi bisa tercapai. “Selain itu, Danramil dan jajaran musti berkoordinasi dengan Dinas Pertanian, agar ketika ada kendala bisa divarikan solusi.”

Dwi membeber, target Luas Tambah Tanam Padi periode April hingga September 2017 (6 bulan), seluas 15.394 hektare (ha). Sedangkan target April-September 2017 adalah 16.368 ha. Adapun target April-September sudah terealisasi sebanyak 6.016 ha. “Saya berharap akhir September sudah dapat atau melebihi target yang ditentukan.”

Kapten (Inf) Sugeng, Pasi Ter Kodim 0707/Wonosobo saat ditemui membenarkan bahwa pendirian Posko Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) di Kodim 0707/Wonosobo bertujuan mengajak para petani mempercepat tanam padi.

Tujuannya, untuk meningkatkan kesejahteraan petani sendiri dan mendukung swasembada pangan. Satu sisi, upaya percepatan penanaman, perlu fungsi kontrol. Karenanya, Kodim mendirikan Posko LTT swasembada pangan. Pembentukan posko juga untuk mendorong dan menstimulus para kelompok tani. Sehingga tidak ada keterlambatan menanam. (cr2/isk)