Problem Belum Terpecahkan

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SEMARANG – Problem minimnya gol yang mampu dicetak tim PSIS Semarang di pertandingan tampaknya belum terpecahkan. Di laga uji coba menjamu Persijap Jepara, Sabtu (3/6) kemarin, tim berjuluk Mahesa Jenar hanya berhasil menang tipis 1-0.

Di lima laga kompetisi, meski belum terkalahkan, Haudi Abdillah dkk juga masih paceklik gol. Di laga pertama PSIS menang tipis 2-1 atas Persipur, kemudian menang 1-0 atas Persipon, menang 2-1 atas Sragen United, bermain imbang 1-1 atas PSIR dan menang 1-0 atas PPSM Magelang.

Meski tidak terlalu mengkhawatirkan, namun PSIS wajib tampil lebih tajam lagi di sisa laga kompetisi. Mengingat saat ini, persaingan di Grup 4 Liga 2 masih cukup ketat dan tim Mahesa Jenar masih membutuhkan suntikan poin di sembilan sisa laga babak penyisihan grup.

Berbagai cara, sebenarnya juga telah dilakukan oleh coach Subangkit baik mengubah komposisi pemain maupun mengubah gaya permainan. Terakhir, Haudi Abdillah dkk diinstruksikan untuk memainkan bola-bola pendek menghadapi Persijap.

”Sebenarnya perubahan berjalan cukup baik, anak-anak juga bermain baik, banyak peluang mampu kami ciptakan. Namun, memang penyelesaian akhir masih menjadi evaluasi. Selain itu, pressure kami masih cukup lemah terutama di babak pertama lawan Persijap sehingga membuat lawan leluasa bermain,” beber Subangkit.

Pada jeda kompetisi ini, PSIS masih memiliki kesempatan dua kali uji coba sebelum melakoni laga lanjutan Liga 2 versus Persis Solo (6/7) mendatang. Dua kali uji coba yang telah direncanakan adalah laga tandang versus PSS Sleman (10/6) dan menjamu PSIM Jogjakarta (17/6).

”Dua kali laga uji coba, tentunya akan kami gunakan untuk membenahi sejumlah kekurangan yang ada. Dan saya kira, lawan PSS dan PSIM akan menjadi ujian yang bagus bagi kami, karena keduanya tim bagus di Liga 2,” sambung Subangkit.

Sementara di latihan perdana di Stadion Citarum Semarang usai melakoni laga uji coba, sejumlah pemain seperti Hari Nur Yulianto dan M Ridwan masih dalam masa recovery lantaran mengalami cedera ringan.

Yang menjadi kabar baik, tim Mahesa Jenar kembali bisa menggunakan tenaga bek tengah mereka, Haudi Abdillah yang telah pulih. Meski masih merasa sakit akibat cedera tulang pipi, namun Haudi mampu tampil maksimal ketika diturunkan 2×45 menit menjamu Persijap.

”Semua pemain tidak ada yang cedera berat. Beberapa hanya harus recovery saja. Namun yang jelas, lawan Persis di lanjutan Liga 2 besok, kami tidak bisa memainkan Yunus karena hukuman akumulasi kartu,” pungkas Subangkit. (bas/ida/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -