GUYUB: Pengurus Peradi Semarang pimpinan Theodorus Yosep Parera gelar Bukber Kebinekaan di Ruang Ramayana, Hotel Patrajasa Semarang. (Joko Susanto/Jawa Pos Radar Semarang)
GUYUB: Pengurus Peradi Semarang pimpinan Theodorus Yosep Parera gelar Bukber Kebinekaan di Ruang Ramayana, Hotel Patrajasa Semarang. (Joko Susanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Semarang pimpinan Theodorus Yosep Parera akan mendirikan Lembaga Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (LPPH) di organisasi profesinya. Hal itu disepakati dalam rapat bersama seluruh anggota di sela-sela acara bertajuk Buka Bersama (Bukber) Kebinekaan Peradi Semarang di Hotel Patrajasa Semarang, Minggu (4/6) sore.

”LPPH ini segera akan diaktanotariskan dan didaftarkan di Kementerian Hukum dan HAM. Kita berdayakan semua anggota Peradi untuk terlibat dalam LPPH ini. Yang jelas nanti saat sudah resmi, kita akan berikan bantuan hukum gratis dan siap menangani perkara prodeo, nanti masyarakat gratis berkonsultasi, baik litigasi, pendampingan di dalam pengadilan dan lainnya,” kata Direktur LPPH Peradi Semarang, Bagas Sarsito kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Sementara itu, Ketua Peradi Semarang, Theodorus Yosep Parera memastikan, Peradi yang dikomandoi pimpinan nasional Dr Juniver Girsang tersebut akan dijadikan sebagai pusat percontohan bagi seluruh aparatur penegak hukum di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah.

”Kami nanti akan sering mengadakan diskusi ilmiah tentang hukum dan memaksimalkan penyuluhan hukum ke masyarakat. Sehingga masyarakat bisa mengerti dan paham akan masalah yang sedang dialami, dengan begitu di lapangan nanti tidak akan ada lagi perampasan-perampasan kemerdekaan yang dialami masyarakat yang tidak paham hukum,” tandasnya.

Yosep mencontohkan, seperti halnya kasus persekusi atau kasus main hakim sendiri. Pihaknya juga memastikan dalam LPPH tersebut akan memberikan pendampingan all out secara gratis bagi masyarakat tak mampu. ”Pembayarannya gratis untuk masyarakat, karena pembayarannya sudah disediakan oleh negara,” ujarnya. (jks/zal/ce1)