Salurkan Zakat Pegawai, PLN Santuni 100 Anak Yatim

438
SEMARANG– PLN kembali mewujudkan kepedulian di bulan suci Ramadhan dengan memberikan santunan kepada anak yatim, Jumat (2/6) di Masjid An Nur PLN Distribusi Jawa Tengah dan DIY. Santunan ini diberikan kepada 100 orang anak yatim dari tiga panti asuhan di Semarang yakni, Panti Asuhan Al-Azhari, Panti Asuhan Rumah Tahfidz Salsabil, dan Panti Sosial Asuhan Anak Nurul Mursyid.
Total santunan yang diberikan oleh PLN senilai 20 juta rupiah. Santunan diberikan secara simbolis oleh Direktur Bisnis Jawa Bagian Tengah, Nasri Sebayang yang didampingi oleh General Manager PLN Distribusi Jawa Tengah dan DIY, Agung Nugraha. Turut hadir pada kegiatan ini Kepala Divisi Operasional Regional Jawa Bagian Tengah, Sulaiman Daud, GM UIP Jawa Bagian Tengah II, Amih Wahnudin, dan GM Transmisi Jawa Bagian Barat, Edwin Nugraha.
“Di bulan suci ini adalah waktu kita untuk berkontemplasi dan merefleksikan diri apa saja yang telah kita lakukan dan yang akan kita lakukan untuk melayani masyarakat dengan sebaik baiknya”, jelas Nasri.
Selain penyerahan santunan, juga diselenggarakan kegiatan buka puasa bersama seluruh pegawai PLN. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan rasa kepedulian sosial, tetapi juga sebagai sarana silaturahmi antara pegawai PLN dengan manajemen.
Kegiatan pemberian santunan ini merupakan salah satu rangkaian program Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh (LAZIS) PLN. Dimana dananya bersumber dari zakat para pegawai muslim PLN melalui kebijakan yang ditetapkan Direksi, memfasilitasi pemotongan zakat dari penghasilan pegawai secara otomatis terpusat (automatic payroll system).
Sebelumnya LAZIS PLN juga menyerahkan bantuan 900 unit sembako kepada kaum dhuafa di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan, Hardian Sakti Laksana menambahkan, “Kami berharap kegiatan baik semacam ini dapat dilakukan secara kontinyu, dengan begitu kita dapat membantu sesama dan juga mempererat jalinan silaturahmi”. Rangkaian acara ini diakhiri Sholat Tarawih bersama dengan penceramah Habib Luthfi Bin Yahya dari Pekalongan. (tya/ap)