Ramadan, Tingkatkan Interaksi Sosial

2765
KEBERSAMAAN: Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji memberikan sambutan saat tarling Muspida di Masjid Al Hidayah Polrestabes Semarang, Rabu (31/5). (Ist)
KEBERSAMAAN: Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji memberikan sambutan saat tarling Muspida di Masjid Al Hidayah Polrestabes Semarang, Rabu (31/5). (Ist)

SEMARANG- Memaknai hari lahirnya Pancasila kita harus kembali ke fitrah asal mula Pancasila yang menyatukan bangsa Indonesia dalam kebhinekaan namun tetap bersatu memerdekaan NKRI dengan dasar Pancasila.

Hal itulah yang disampaikan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat kegiatan tarawih di Masjid Al Hidayah lingkungan Mapolrestabes Semarang, Rabu (31/5) lalu. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Semarang, Kapolrestabes, Ketua DPRD, Dandenpom, Danlanal, Sekda Kota Semarang, Pengadilan Negeri Semarang, Kejaksaan Negeri Semarang, kementerian Agama Semarang, OPD, jajaran Polrestabes, serta masyarakat sekitar.

Wali kota juga memberi apresiasi kepada Polrestabes dalam menjaga keamanan dan kenyamanan warga Kota Semarang. Misalnya dalam pemberantasan begal yang sekarang sudah sangat minim. “Selain itu keberhasilan dalam memediasi dua kegiatan yang meresahkan warga Semarang,” kata wali kota. Kegiatan yang dimaksud adalah kegiatan Hisbutahir Indonesia (HTI) dan rencana pembentukan FPI di Kota Semarang.

Sementara sebagai imam sekaligus khotib KH Supandi dalam tausiahnya menyampaikan benang merah angka 9 yang dialami setiap manusia pada fase kehidupannya. Benang merah  angka sembilan yakni Ramadan, merupakan bulan yang ke 9 menurut tanggalan Hijriah, setelah itu akan merayakan Idul Fitri, dan sembilan bulan manusia dalam kandungan kemudian dilahirkan dalam keadaan suci. “Kedua peristiwa tersebut sama-sama menggunakan angka sembilan dan mengajak manusia kembali ke fitri atau suci,” jelas Supandi.

Ia pun mengingatkan kepada para jamaah sebagai umat muslim untuk menjaga hubungan interaksi sosial dengan sesama di lingkungan masyarakat, atau menurut istilah Islam dikenal Hablumm Minannas (hubungan manusia dengan manusia). Karena hal ini diajarkan Allah SWT dalam Surat Al Hujurat ayat 13 yang artinya sebagai berikut; Hai manusia, sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seseorang laki-laki seseorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya  kamu saling mengenal, sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu, sesungguhnya Allah maha mengetahui lagi maha penyanyang.

Lantas bagaimana menurut ajaran Islam seorang  muslim yang baik dalam menjalankan Hablumm Minannas yang baik, Supandi menjelaskan ada beberapa hal yang harus diterapkan seorang muslim dengan sesamanya. Diantaranya selalu sedia menolong sesama saudaranya yang muslim, juga di wajibkan untuk selalu menjaga diri agar kita tidak menyakiti dan merugikan saudaranya, baik secara biologi, sosiologis, maupun psikologis. (mha/zal)