PEDULI : Para penerima paket sembako dari PLN Distribusi Jateng-DIY berfoto bersama. (istimewa)
PEDULI : Para penerima paket sembako dari PLN Distribusi Jateng-DIY berfoto bersama. (istimewa)

SEMARANG – PLN kembali berbagi kebahagiaan memuliakan kaum dhuafa  dengan memberikan 50.000 paket sembako secara serentak se-Nusantara. Kegiatan yang diinisiasi oleh Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh (LAZIS) PLN dan PLN Peduli (CSR PLN) ini diantaranya membagikan 15.000 paket sembako untuk 15 wilayah di Jabodetabek dan 35.000 paket sembako lainnya yang dibagikan oleh seluruh unit Lazis PLN se-Indonesia.

Di wilayah Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, masing-masing Manajer Area turut hadir di unitnya masing-masing untuk menyerahkan bantuan tersebut. Khusus di PLN Distribusi Jawa Tengah dan DIY, Mirwanto selaku Ketua LAZIS PLN Jawa Tengah dan DIY menyampaikan, bantuan diserahkan dalam dua bentuk. Yaitu paket sembako dan bantuan pemberdayaan ekonomi kepada delapan warga di sekitar kantor distribusi yang memiliki bidang usaha.

“Bantuan ini sebagai bukti pemberdayaan agar kita dapat menjalankan misi LAZIS yaitu menjadikan atau mengubah mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat)”, jelasnya

Pemberian bantuan diserahakan oleh General Manager PLN Distribusi Jawa Tengah dan DIY yang diwakili oleh Manajer Perencanaan, Tri Prantoro. “Ini adalah bentuk penyaluran dari LAZIS, bukan bantuan CSR, namun bantuan dari teman-teman PLN yang telah dipotong zakatnya untuk dapat menyalurkan hak tersebut kepada teman-teman yang berhak menerima. Semoga dapat bermanfaat,” ujarnya.

Salah satu penerima manfaat mengungkapkan rasa syukurnya atas pemberian sembako dari PLN di bulan Ramadhan ini. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN dan LAZIS untuk bantuannya. Insya Allah akan membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari”, kata Untung dari perwakilan perkumpulan ojek Jatingaleh, kemarin.

Seluruh paket sembako ini berasal dari dana zakat para pegawai Muslim PLN se-Indonesia melalui kebijakan Direksi yang memfasilitasi pemotongan zakat dari penghasilan pegawai secara otomatis terpusat (automatic payroll system) dan sebagian dari dana PLN Peduli.

Adapun paket sembako yang dibagikan masing-masing berisi 10 kg beras, 1 liter minyak goreng, 2 kg gula pasir, 1 bungkus kecap manis 600 gram, setengah dus mie instan, dengan harga rata-rata sembako adalah Rp 250.000 per paket ditambah uang tunai Rp 50.000 per orang. Dengan begitu, total yang digelontorkan oleh PLN melalui dana zakat pegawai muslim PLN dan PLN Peduli adalah sebesar Rp 15 miliar.

Khusus di Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, acara ini serentak dilakukan di 14 lokasi area PLN Distribusi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, Total bantuan se-Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta dengan berbagai paket tambahan di seluruh unit mencapai 900 paket sembako.

Di Jabodetabek, Direksi dan Dewan Komisaris PLN hadir di masing-masing lokasi, dimana lokasi utama adalah yang dihadiri oleh Direktur Utama PLN Sofyan Basir dan Komisaris Utama PLN Hasan Bisri serta Ketua Dewan Syariah LAZIS PLN Prof. DR. Amin Suma di Penjaringan, Jakarta Utara, tepatnya di Masjid Nurul Iman Jembatan Tiga Tanjung Wangi.

Dalam sambutannya, Sofyan mengucap syukur bahwa PLN telah berbagi kebahagiaan dengan memberikan sembako kepada masyarakat kurang mampu yang membutuhkan. “Perlu kami sampaikan bahwa sumber dana program ini berasal dari dana zakat pegawai PLN seluruh Indonesia yang dipotong secara otomatis 2,5 persen dari penghasilan setiap bulannya serta sebagian dari dana PLN Peduli. Semoga bantuan ini mampu memberikan kebahagian kepada warga yang menerimanya,” ungkap Sofyan.

“Pembagian sembako ini sejatinya agar PLN mendapatkan doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia demi kelancaran pembangunan kelistrikan di Tanah Air,” jelasnya. (tya/ric)